Fungsi Flagela pada Sel Prokariotik dan Strukturnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada sel prokariotik, terdapat beberapa bagian yang memiliki fungsi berbeda-beda, tak terkecuali flagela. Fungsi flagela pada sel prokariotik sendiri berperan penting dalam pergerakan sel. Bentuknya seperti cambuk yang akan membantu sel meleewati berbagai cairan.
Dikutip dari buku Biologi Jilid Edisi 5 oleh Neil A. Campbell, dkk (2003:105), flagela dalam prokariota merupakan suatu struktur protein telanjang yang tidak memiliki mikrotubul.
Flagela juga dapat tersebar di seluruh permukaan sel atau terpusatkan pada salah satu atau kedua ujung sel. Flagela pada prokariota dan eukariota berbeda dalam hal struktur dan fungsinya.
Fungsi Flagela dan Jenis-jenisnya
Pada dasarnya, fungsi flagela pada sel prokariotik adalah organisme yang mirip dengan rambut sebagai bagian yang membantu pergerakan sel.
Fungsi utamanya adalah membantu sel dalam hal pergerakan dan lokomosi, mendeteksi perubahan PH dan suhu serta mengidentifikasi jenis organisme tertentu.
Umumnya memiliki ukuran berdiameter 15-20nm dan dapat dilihat di bawah mikroskop cahaya. Bentuk flagela juga memiliki filamen yang berasal dari mikrotubulus.
Terdapat beberapa jenis flagela yang ada pada sel prokariota. Apa saja?
Monotrik, merupakan flagela yang cara kerjanya berputar searah jarum jam dan juga berlawanan arah jam. Sehingga gerakan sel berupa gerakan maju mundur.
Amfitrik, merupakan jenis flagel yang berada di setiap ujung sel dengan pergerakan menyerupai flagel monotrik.
Lofotrik, adalah jenis flagela yang terdapat pada satu ssi dan kedua sisi sel.
Peritrik, merupakan flagela yang sering ditrmui pada seluruh tubuh bakter, dan juga bergeraka berlawanan arah jam. Arah gerakan yang dihasilkan akan berupa satu arah.
Cephalotrichous, merupakan jenis sel yang memiliki beberapa flagela di kedua ujungnya. Gerakan yang dihasilkan mirip dengan monotrichous.
Struktur Flagela
Setelah mengetahui fungsi flagela pada sel prokariotik, penting juga memahami struktur badannya. Pada umumnya bentuk flagela sendiri tersusun atas protein flagelin atau protein globular. Berikut struktur lengkapnya:
Badan Basal, terdiri dari batang dan serangkaian cincin yang melekat pada dinding sel dan membran sitoplasma. Terdapat juga cincin-cincin yang berasal dari protein pada bagian ini.
Kait, adalah sambungan yang secara fleksibel berada di antara filamen dan protein badan basal.
Filamen, merupakan bagian memanjang yang sifatnya kaku dari permukaan sel. Jika diamati, strukturnya mirip dengan rambut.
Itulah penjelasan mengenai fungsi flagela pada sel prokariota yang lengkap dengan strukturnya. Selain itu, jenis-jenis flagela di atas dapat dijadikan referensi dalam mempelajari biologi. (NUM)
Baca Juga: 4 Fungsi Sel Schwann pada Sel Saraf Tepi
