Konten dari Pengguna

Fungsi Hipotalamus dan Gangguan yang Bisa Dialami

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi hipotalamus. Sumber: Pexels/Anna Shvets
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi hipotalamus. Sumber: Pexels/Anna Shvets

Fungsi hipotalamus sangat penting bagi tubuh manusia. Hipotalamus ini terletak di bagian tengah otak, di bawah thalamus dan di atas kelenjar pituitari.

Dikutip dari Buku Metabolisme dan Cairan Tubuh, Dr. Dede Rahman Agustian dkk, (2024: 63), hipotalamus adalah bagian dari otak yang mengeluarkan hormon untuk mengendalikan organ dan sel tubuh.

Hipotalamus memainkan peran penting dalam regulasi metabolisme melalui integrasi berbagai neuroendokrin dan sinyal metabolik, sehingga mengontrol homeostasis energi dan memengaruhi proses metabolisme perifer.

Inilah Fungsi Hipotalamus

Ilustrasi fungsi hipotalamus. Sumber: Pexels/Cottonbro Studio

Meskipun ukurannya kecil, fungsi hipotalamus sangat penting dalam pengendalian fungsi tubuh. Tidak hanya mengontrol suhu tubuh, rasa lapar, haus, fungsi lain dari hipotalamus juga berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk mengendalikan beberapa hal, yaitu:

  • Mengontrol denyut jantung

  • Mengendalikan suasana hati

  • Mengelola dorongan seks

  • Mengatur siklus fisiologis harian, seperti kualitas dan kuantitas tidur

Selain itu, hipotalamus juga dianggap sebagai pengatur semua fungsi hormonal dalam tubuh. Hal ini karena hipotalamus bekerja sama dengan kelenjar pituitari dalam menjaga peran berbagai kelenjar penghasil hormon di dalam tubuh, seperti kelenjar tiroid, testis, dan ovarium.

Gangguan pada Hipotalamus

Ilustrasi fungsi hipotalamus. Sumber: Pexels/Kindel Media

Fungsi hipotalamus bagi tubuh dapat terhambat akibat adanya gangguan yang dikenal dengan disfungsi hipotalamus. Penyebab gangguan fungsi hipotalamus yang paling umum adalah cedera kepala berat, operasi otak, tumor otak maupun prosedur radioterapi.

Selain itu, ada beberapa hal yang juga bisa menyebabkan gangguan fungsi dari hipotalamus, diantaranya yaitu:

  • Infeksi atau peradangan pada otak

  • Gangguan kesehatan gizi, seperti akibat gangguan makan seperti anoreksia atau penurunan badan secara ekstrim

  • Kelainan genetik, seperti sindrom Prader-Willi, dan sindrom Kallmann

  • Gangguan pembuluh darah di otak, seperti aneurisma, dan perdarahan subarachnoid

Gejala gangguan fungsi hipotalamus pada anak umumnya dapat ditandai dengan masalah pertumbuhan dan pubertas dini atau justru terlambat. Bila terdapat tumor, gejala yang dirasakan bisa seperti sakit kepala setiap hari yang bertambah parah atau gangguan penglihatan.

Fungsi hipotalamus memang penting untuk dijaga, supaya semua sistem tubuh berjalan normal. Hipotalamus memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Karena itu, penting untuk selalu menjaga kesehatan otak dengan mengelola stres, tidur cukup, menjaga pola makan yang seimbang, dan olahraga teratur. (ERI)

Baca juga: 12 Jenis Saraf Kranial beserta Fungsinya pada Otak Manusia