Fungsi Hormon Giberelin dalam Proses Pertumbuhan Tanaman

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tahun 1938, fungsi hormon giberelin pada tumbuhan pertama kali dikemukakan oleh peneliti berkebangsaan Jepang dan memberi nama asam giberelat. Hingga akhirnya asam giberelat ini disebut sebagai giberelin pada tahun 1955.
Giberelin pada tumbuhan dapat ditemukan dalam dua fase utama, yaitu giberelin aktif (GA bioaktif) dan giberelin nonaktif. Hormon Giberelin yang aktif secara biologis dikenal dengan istilah GA biologis, terdiri atas beberapa macam diantaranya GA1, GA2, dan GA3.
Meskipun struktur molekulnya relatif sama, tetapi pengaruh yang ditimbulkannya berbeda. Adapun buah dan daun menjadi sumber dihasilkannya hormon giberelin.
Fungsi Hormon Giberelin dalam Pertumbuhan suatu Tanaman
Oman Karmana dalam bukunya "Cerdas Belajar Biologi", menuliskan bahwa seorang ahli berkebangsaan Jepang, Eiichi Kurosawa pada tahun 1926 berhasil membuat ekstrak suatu senyawa dari jamur parasit Gibberella fujjikuroi.
Disebutkan bahwa senyawa hasil ektraksi tersebut dapat mempercepat pertumbuhan suatu tanaman. Maka dapat disimpulkan bahwa dalam tumbuhan terdapat hormon giberelin yang memiliki berbagai fungsi.
Berikut ini adalah berbagai fungsi hormon giberelin tersebut yang menarik untuk diketahui.
Merangsang pembelahan dan pemanjangan sel, hormon giberelin ini dapat membuat sel batang membelah sehingga terjadi pemanjangan pada batang dan tanaman dapat tumbuh tinggi.
Merangsang perkecambahan dengan merangsang endosperma untuk mensintesis mailase dan enzim hidrolisa lainnya.
Merangsang pertumbuhan batang dan daun sehingga dapat tumbuh hingga tiga kali lipat dari ukuran seharusnya.
Merangsang pertumbuhan akar pada konsentrasi yang tinggi, tetapi tidak merangsang pertumbuhan akar pada konsentrasi yang rendah.
Mengilangkan sifat kerdil pada tanaman secara genetik.
Merangsang pembentukan bunga pada tanaman berbunga jika mendapatkan pencahayaan lebih dari 12 jam.
Baca juga: 8 Manfaat Asam Amino untuk Tanaman dan Cara Pakainya
Cahaya matahari memiliki peran penting untuk membantu kerja fungsi hormon giberelin sehingga dapat berpengaruh pada perkecambahan serta perkembangan sel pada embrio.
Fungsi hormon giberelin dalam merangsang tumbuh kembang tanaman merupakan faktor internal tumbuhan yang disebut fitohormon. Selain giberelin, terdapat juga hormon lain yang termasuk dalam fitohormon di antaranya Auksin, Sitokinin, Etilen, Kalin, dan Asam Traumalin.
Demikian ulasan singkat tentang fungsi hromon giberelin pada tumbuhan. Semoga bermanfaat. (SR)
