Fungsi Litosfer, Pengertian, dan Material Pembentuknya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Planet Bumi terdiri dari beberapa susunan kimia, seperti atmosfer, hidrosfer, litosfer, dan biosfer. Setiap lapisan tersebut memiliki perannya masing-masing. Contohnya adalah fungsi litosfer sebagai tempat tinggal para makhluk hidup.
Karena fungsinya yang sangat penting, sudah sewajarnya pengertian dan fungsi litosfer dipelajari. Selain itu, material pembentuknya juga tidak kalah penting untuk dipahami.
Pengertian dan Fungsi Litosfer
Apa itu litosfer? Dikutip dari Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta untuk Kelas X SMA/MA, Hartono (2007), litosfer berasal dari kata lithos yang artinya batu dan sphere (sphaira) yang artinya bulatan. Jadi, pengertian litosfer adalah lapisan batuan pembentuk kulit Bumi.
Litosfer juga diartikan sebagai lapisan Bumi paling atas yang memiliki ketebalan sekitar 66 km dan tersusun atas batuan. Adapun beberapa fungsi litosfer adalah sebagai berikut.
Litosfer berfungsi sebagai tempat tinggal makhluk hidup dan tempat untuk menjalani kehidupan.
Batuan yang menyusun litosfer dapat dimanfaatkan dalam beberapa jenis bidang, misalnya pada bidang industri.
Material penyusun litosfer juga berfungsi untuk sumber energi yang bermanfaat bagi manusia.
Material penyusun litosfer juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai hal seperti untuk perhiasan, peralatan rumah tangga, bahan bangunan, dan sebagainya.
Material Pembentuk Litosfer
Litosfer terdiri dari beberapa material utama yang bahan pembentuknya adalah magma. Berikut adalah penjelasan mengenai material pembentuk litosfer.
1. Batuan Sedimen
Batuan sedimen adalah jenis batuan mineral yang terbentuk di permukaan Bumi yang telah mengalami pelapukan. Bagian dari batuan yang melapuk dan terlepas akan dibawa oleh angin, air, atau gletser sehingga akan terendap atau tersedimentasi. Dari proses tersebut akan menghasilkan batuan sedimen.
2. Batuan Beku
Batuan beku merupakan jenis batuan yang terbentuk dari magma pijar yang mengalami pembekuan sehingga memadat. Sebagian besar batuan yang menyusun kerak Bumi adalah batuan beku.
Jenis batuan beku dibagi lagi menjadi beberapa macam berdasarkan tempat terbentuknya.
Batuan beku dalam: magma yang membeku secara perlahan saat masih berada di dalam kulit Bumi. Contohnya adalah granit.
Batuan beku gang: magma yang membeku saat berada di lorong antara dapur magma dan permukaan Bumi. Karena proses pembekuan yang relatif cepat, ukuran kristal mineral yang terbentuk tidak sama.
Batuan beku luar: magma yang telah keluar dari dapur magma dan membeku di permukaan Bumi. Contohnya adalah batu apung.
3. Batuan Metamorf
Batuan metamorf atau malihan terbentuk dari batuan sedimen yang mendapatkan penambahan suhu atau tekanan tinggi yang terjadi secara bersamaan.
Baca juga: Atmosfer : Pengertian, Fungsi dan Lapisannya
Terdapat beberapa fungsi litosfer, salah satunya adalah sebagai tempat tinggal makhluk hidup. (KRIS)
