Konten dari Pengguna

Fungsi Penjepit Kaca pada Mikroskop serta Bagian Lainnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi penjepit kaca. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi penjepit kaca. Sumber: pexels.com

Di ruangan laboratorium, ada banyak sekali alat-alat dengan fungsinya masing-masing. Adapun salah satu jenis alat yang sering digunakan di laboratorium adalah mikroskop. Alat ini terbagi ke dalam beberapa bagian, seperti penjepit kaca. Sekilas, fungsinya penjepit kaca adalah sebagai pelapis objek pengamatan.

Meskipun terlihat sepele, tetapi fungsi bagian mikroskop yang satu ini memiliki peranan yang sangat penting. Tanpa adanya penjepit kaca, maka pengamatan yang dilakukan dengan mikroskop tidak dapat dilakukan dengan maksimal.

Fungsi Penjepit Kaca pada Mikroskop dan Bagian Lainnya

Fungsi penjepit kaca. Sumber: pexels.com

Mengutip dari Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas 7, Anik Astari dan Cahyani Eka Romadoni (2021:44), berikut ini adalah berbagai fungsi dari bagian-bagian yang ada pada mikroskop.

  1. Lensa okuler, yakni bagian yang berfungsi untuk membentuk bayangan yang bersifat maya, tegak, diperbesar, sehingga bayangan tersebut bisa dilihat langsung oleh peneliti.

  2. Lensa objektif, yakni bagian yang berfungsi untuk membentuk bayangan pertama yang bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar.

  3. Tabung mikroskop, yakni bagian yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan cepat.

  4. Mikrometer, yakni bagian yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tabung mikroskop atau tubus dengan lambat.

  5. Revolver, yakni bagian yang berfungsi sebagai tuas penyangga dalam mengoperasikan mikroskop dengan memutar ke arah kanan atau kiri.

  6. Reflektor, yakni bagian yang berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke objek pengamatan.

  7. Diafragma, yakni bagian yang berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk.

  8. Kondensor, yakni bagian yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin, kemudian memfokuskan cahaya tersebut sebagai penerangan pada objek yang sedang diamati.

  9. Meja mikroskop, yakni bagian yang berfungsi untuk memegang objek pengamatan agar tidak mudah bergeser selama proses pengamatan.

  10. Penjepit kaca, yakni bagian yang berfungsi sebagai pelapis objek pengamatan agar preparat tidak bergeser dan mudah digerakkan oleh peneliti saat pengamatan berlangsung.

  11. Lengan mikroskop, yakni bagian yang berfungsi sebagai pegangan saat mikroskop akan dipindahkan atau dibawa menuju ke tempat lain.

  12. Kaki mikroskop, yakni bagian yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop.

  13. Seni inklinasi, yakni bagian yang berfungsi untuk mengatur derajat kemiringan atau sudut tegak mikroskop yang dibutuhkan peneliti untuk mengamati objek pengamatan.

Baca Juga: 2 Fungsi Pembakar Spiritus dan Cara Menggunakannya

Itu dia penjelasan singkat tentang fungsi penjepit kaca dan berbagai bagian mikroskop lainnya yang menarik untuk diketahui. (Anne)