Konten dari Pengguna

Fungsi Simpul Pangkal dan Jenis-Jenis Simpul Lainnya dalam Pramuka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi simpul pangkal. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi simpul pangkal. Sumber: pexels.com

Dalam organisasi pramuka, tali-temali merupakan salah satu materi yang harus dikuasai oleh setiap anggotanya. Salah satunya adalah simpul pangkal sebagai salah satu tali-temali yang paling sering digunakan dalam berbagai keperluan.

Pemahaman terkait penggunaan simpul tali-temali menjadi hal yang penting karena akan memudahkan anggota pramuka saat akan membuat sesuatu. Misalnya, membangun tenda dan membuat tandu.

Fungsi Simpul Tali dan Simpul Lainnya dalam Pramuka

Ilustrasi simpul pangkal. Sumber: pexels.com

Di bawah ini adalah penjelasan tentang fungsi dari tiap jenis simpul tali-temali yang sering digunakan oleh anggota pramuka.

  1. Mengutip dari Buku Panduan Pramuka Siaga, Agus S. Dani dan Budi Anwari (hal 115), simpul pangkal adalah simpul yang paling penting dalam mengikat atau saat ingin membuat profil bangunan. Fungsinya adalah untuk memulai dan mengakhiri sebuah ikatan.

  2. Simpul ujung tali, yakni simpul yang berfungsi agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas. Selain itu, bisa juga digunakan untuk menyambung dua buah bambu.

  3. Simpul mati, yakni simpul yang berfungsi untuk menyambung dua utas tali yang sama besar dan tidak licin. Namun, simpul ini juga bisa digunakan untuk mengakhiri suatu ikatan agar ikatan tidak kendur.

  4. Simpul hidup, yakni simpul yang berfungsi untuk mengikat tiang dan mudah dilepaskan kembali.

  5. Simpul anyam tunggal, yakni simpul yang digunakan untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besar dan kering.

  6. Simpul anyam ganda, yakni simpul yang berfungsi untuk menyambung dua utas tali yang sama besar dan basah.

  7. Simpul tiang, yakni simpul yang bersifat tetap dan tidak akan kendur meski ditarik. Oleh karena itulah, simpul ini sering digunakan untuk mengikat leher hewan, sehingga bisa bergerak leluasa dan tidak tercekik.

  8. Simpul tiang berganda, yakni simpul yang berfungsi untuk mengangkat atau menurunkan benda.

  9. Simpul jangkar, yakni simpul yang berfungsi untuk mengikat jangkar atau benda lain yang berbentuk ring, tetapi mudah untuk melepasnya kembali, sehingga bisa digunakan untuk membuat tandu darurat.

  10. Simpul tambat, yakni simpul yang digunakan untuk menambatkan tali pada sesuatu tiang atau kayu dengan erat, tetapi mudah untuk melepaskannya kembali.

Baca Juga: Mengenal Materi Pramuka Siaga SD

Itu dia ulasan tentang fungsi simpul pangkal dan jenis-jenis simpul lainnya yang perlu dikuasai oleh anggota pramuka. (Anne)