Fungsi Simpul Pangkal dan Simpul Lainnya dalam Pramuka

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi simpul pangkal penting untuk diketahui seorang Pramuka. Simpul pangkal adalah salah satu dari banyak simpul yang diajarkan dalam Pramuka. Setiap simpul memiliki fungsinya masing-masing.
Simpul bermanfaat dalam mengikat tali atau membuat tenda saat berkemah. Selain itu, keterampilan membuat simpul juga akan berguna saat anggota Pramuka berkegiatan di alam bebas atau pada saat-saat darurat.
Fungsi Simpul Pangkal dan Simpul Lainnya
Membuat simpul adalah materi kegiatan tali temali Pramuka. Salah satu jenis simpul adalah simpul pangkal. Fungsi simpul pangkal adalah permulaan ikatan untuk mengikat tali pada tongkat atau kayu.
Menurut buku Tentang Tali Temali dan Survival oleh R. Toto Sugiarto, dkk. (2021: 3), simpul pangkal adalah simpul yang mudah untuk mengikat sesuatu dan paling sering digunakan untuk membuat tenda, pembuatan pioneering, dan sebagai jangkar.
Selain simpul pangkal ada berbagai jenis simpul dalam tali temali Pramuka. Berikut ini jenis-jenis simpul dan fungsinya menurut buku Scout Book Materi Lengkap Pramuka oleh Alim Sutoto dan Toni Hermanto, A.Md. (2014: 39-41):
Simpul Hidup/Topi: Fungsinya untuk mengikat tiang.
Simpul Mati: Fungsinya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin.
Simpul Pangkal: Berfungsi sebagai permulaan ikatan untuk mengikat tali pada tiang/kayu.
Simpul Jangkar: Fungsinya untuk membuat tanduk darurat atau mengikat ember/timba.
Simpul Tarik: Gunanya untuk turun ke jurang atau dari atas pohon.
Simpul Anyam: Simpul ini berfungsi untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering.
Anyaman Rantai: Berfungsi untuk memendekkan tali.
Simpul Ujung Tali: Berfungsi untuk menjaga pintalan pada ujung tali supaya tidak mudah lepas.
Simpul Tiang: Untuk mengikat benda hidup atau leher binatang agar yang diikat tidak terjerat dan untuk menambatkan tali pengikat binatang pada pohon agar binatang itu dapat bergerak bebas.
Simpul Kembar/Nelayan: Untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dalam keadaan licin/basah.
Simpul Erat: Memendekkan tali tanpa memotongnya.
Simpul Tambat: Memulai ikatan yang digunakan untuk menyeret balok.
Simpul Penarik: Gunanya untuk menarik benda yang lebih besar.
Simpul Gulung: Untuk diikatkan pada tali penarik agar orang lain dapat membantu menarik.
Simpul Kursi: Untuk mengangkat benda atau orang pingsan.
Simpul Pengunci: Untuk menjaga supaya ujung atau ekor tali dari ikatan yang berbentuk lingkaran tidak terlepas.
Simpul Prusik: Berfungsi untuk naik tali.
Simpul Tiang Berganda: Untuk mengangkat atau menurunkan benda/manusia.
Simpul Tangga/Tali: Untuk membuat tangga tali.
Simpul Kupu-Kupu: Sebagai pengaman tali yang rusak atau untuk membuat tangga.
Demikian fungsi simpul pangkal dan simpul lainnya dalam tali temali Pramuka. Semoga dapat membantu memahami kegunaan berbagai jenis simpul Pramuka. (IND)
Baca juga: Bunyi Tri Satya Pramuka dan Maknanya
