Gejala dan Penyebab Speech Delay pada Anak

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak adalah anugerah bagi orang tua. Setiap orang tua tentu ingin anak-anaknya bisa berkembang dengan normal sesuai dengan usianya. Sayangnya, ada beberapa anak yang mengalami kondisi speech delay. Apa saja penyebab speech delay?
Selain mengetahui penyebabnya, orang tua harus memahami apa yang disebut dengan speech delay terlebih dahulu. Selain itu, gejala kondisi ini juga harus diketahui agar orang tua bisa lebih waspada.
Penyebab Speech Delay
Dikutip dari Anakku Terlambat Bicara, Van Tiel (2015:33), speech delay atau terlambat bicara merupakan istilah yang kerap diberikan oleh dokter untuk anak. Istilah ini bukan diagnosis, melainkan penyebutan untuk keadaan keterlambatan bicara.
Ardiyansyah dalam Perkembangan Bahasa dan Deteksi Dini Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) pada Anak Usia Dini (2020:56) menjelaskan bahwa tidak ditemukan cacat di bagian otak pada anak yang dinyatakan memiliki kondisi speech delay.
Jadi, kelompok anak yang terlambat bicara masalahnya ada pada tumbuh kembang, bukan karena ada kecacatan atau patologis. Kondisi tersebut harus diwaspadai, berikut adalah beberapa penyebab speech delay.
1. Autisme
Kebanyakan anak yang mengidap autisme memiliki masalah sosial dan perkembangan bahasa. Namun, speech delay akibat autisme sulit untuk dideteksi karena kadang anak tetap duduk, berdiri, dan merangkak sesuai dengan usia perkembangan normal.
2. Terlalu Banyak Bermain Gadget
Penggunaan gadget dalam waktu lama atau berlebihan pada anak bisa menimbulkan dampak negatif. Salah satunya adalah speech delay.
3. Kurangnya Stimulasi
Penyebab selanjutnya adalah stimulasi yang diberikan ke anak kurang. Misalnya, saja anak yang tidak diberi pancingan untuk berbicara. Jadi, lama-lama anak tersebut akan merasa tidak terbiasa untuk berbicara.
4. Kondisi Medis dalam Kandungan atau saat Baru Dilahirkan
Beberapa kondisi medis yang bisa memicu terjadinya speech delay adalah bayi yang lahir prematur, bayi kuning, kurangnya oksigen saat lahir, berat badan lahir rendah, dan sebagainya.
Gejala Speech Delay
Speech delay pada anak dapat dikenali dari gejala-gejala berikut.
Anak kesulitan memberikan respon ketika diajak berbicara.
Anak jarang menirukan apa yang dikatakan orang lain.
Anak merasa kesulitan untuk menyebutkan nama benda yang ada di sekitarnya.
Biasanya, anak sering menghindari kontak mata jika diajak berbicara.
Anak juga lebih sering menggunakan gestur tubuh dibandingkan dengan berbicara saat menginginkan sesuatu.
Baca juga: Manfaat Bermain untuk Kesehatan Mental Anak
Itulah beberapa penjelasan tentang gejala dan penyebab speech delay pada anak yang harus diwaspadai. Jangan ragu untuk pergi ke dokter anak saat merasa anak mengalami gejala yang sudah disebutkan. (KRIS)
