Konten dari Pengguna

Guru Gatra Tembang Gambuh beserta Guru Wilangan dan Guru Lagunya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi guru gatra tembang gambuh. Sumber: unsplash.com/AryaKrisdyantara.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi guru gatra tembang gambuh. Sumber: unsplash.com/AryaKrisdyantara.

Guru gatra tembang gambuh beserta guru wilangan dan guru lagu harus diketahui jika berminat mempelajari tembang Jawa. Sama halnya dengan lagu-lagu tradisional lainnya, tembang Jawa juga memiliki pakem.

Dalam tembang Jawa, improvasi diperbolehkan tapi dalam batas tertentu. Sedangkan kaidah dalam lagu tersebut sudah baku untuk menjaga kemurnian tembang yang penuh ajaran tersebut.

Mengenal Guru Gatra Tembang Gambuh serta Guru Wilangan dan Guru Lagu

Ilustrasi guru gatra tembang gambuh. Sumber: unsplash.com/ReidikaHaris.

Dikutip dari Piwulang Basa Jawi, Heru Subrata (2022:115), tembang gambuh menggambarkan kehidupan berpasangan yang diikat dengan janji suci dalam sebuah rumah tangga. Watak lagu dengan bahasa Jawa ini berkaitan dengan silaturahmi sehingga terdengar tenang.

Gambuh adalah urutan ke-6 dari kumpulan 11 tembang macapat yang menggambarkan perjalanan hidup manusia dari lahir hingga mati. Semua tembang dalam macapat memiliki ciri-ciri yang dinyatakan dalam guru gatra, guru wilangan dan guru lagu.

Berikut adalah contoh lagu atau tembang gambuh yang akan dibahas ciri-cirinya:

Lan sembah sungkem ipun

Mring Hyang Sukma elinga sireku

Apan titah sadaya amung sadermi

Tan welangsira andhaku

Kabeh kagungan Myang Manon

Sedangkan guru gatra, guru wilangan dan guru lagu tembang gambuh adalah sebagai berikut.

1. Guru Gatra

Guru gatra adalah jumlah larik atau baris. Dari contoh tembang di atas, jelas terlihat bahwa jumlah barisnya ada 5. Dengan demikian, guru gatra tembang gambuh ada 5 gatra atau 5 larik.

2. Guru Wilangan

Guru wilangan adalah jumlah suku kata tiap baris. Contohnya bisa dilihat pada baris ke-2 sebagai berikut:

  • Mring: 1.

  • Hyang: 1.

  • Suk-ma: 2.

  • E-li-nga: 3.

  • Si-re-ku: 3.

Jadi, guru wilangan baris ke-2 adalah 1 + 1 + 2 + 3 + 3 = 10.

Secara keseluruhan, guru wilangan tembang gambuh adalah 7, 10, 12, 8, 8.

3. Guru Lagu

Guru lagu adalah huruf vokal terakhir pada tiap baris. Berikut ini adalah huruf vokal terakhir dari contoh tembang di atas:

  1. Ipun: u.

  2. Sireku: u.

  3. Sadermi: i.

  4. Andhaku: u.

  5. Manon: o.

Dengan demikian, guru lagu tembang gambuh adalah u u i u o.

Guru gatra tembang gambuh serta guru wilangan dan guru lagu ditetapkan sebagai pembeda dengan tembang-tembang lainnya. Sedangkan syairnya bisa diubah sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. (lus)

Baca juga: Mengenal Watak Tembang Dhandanggula dalam Sastra Jawa