Hari Tasyrik Idul Fitri Berapa Hari? Ini Jawabannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam Islam terdapat istilah hari Tasyrik yang berkaitan degan ketentuan ibadah setelah perayaan Idulfitri dan Idul Adha. Namun hari tasyrik Idul Fitri berapa hari?
Dikutip dari buku Petunjuk Nabi Muhammad untuk Terkabulnya Hajat, Ghofur Khalil (2021:76) hari tasyrik merupakan hari raya umat Islam yang jatuh setelah Idul Adha, yaitu hari ke 11,12 dan 13 Zulhijah berdasarkan pada kalender Islam.
Ketahui Hari Tasyrik Idul Fitri Berapa Hari Sesuai Hukumnya
Hari tasyrik merupakan hari yang mulia dan istimewa. Umat muslim dianjurkan untuk makan dan minum pada hari tersebut.
Selama memasuki hari Tasyrik, kaum muslim diharamkan untuk menunaikan rangkaian ibadah puasa baik itu puasa sunah ataupun mengganti puasa Ramadan. Sebagai gantinya, umat muslim bisa memperbanyak menunaikan ibadah sunah lain seperti salat sunah, zikir, berdoa dan lainnya.
Hari tasyrik selain tiga hari sesudah Idul Adha, juga dirayakan pada Idulfitri. Namun hari tasyrik Idul Fitri berapa hari? Menurut syariat Islam, hanya satu hari saja yaitu pada tanggal 1 Syawal di mana umat muslim dilarang untuk berpuasa.
Apabila dikatakan dilarang, maka jelas bahwa tidak sah jika menjalani puasa pada hari Idulfitri. Jadi haram hukumnya jika berpuasa pada hari tersebut dan yang melakukannya akan dihitung sebagai berdosa.
Hal tersebut dikarenakan puasa yang dilakukan di hari tasyrik sendiri termasuk maksiat. Contohnya yaitu menjalani puasa sunah, atau puasa wajib seperti puasa nazar dan puasa mengganti puasa Ramadan, maka tidak akan dianggap puasanya atau nazarnya.
Berpuasa pada hari tasyrik dapat menghambat tujuan Idulfitri, yaitu bersilaturahmi, saling memaafkan dan menikmati kebersamaan dengan keluarga dan sahabat. Ada pun larangan berpuasa pada hari tersebut berdasarkan hadis riwayat berikut :
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhum bahwa Rasulullah melarang puasa pada dua hari: Idul Fitri dan Idul Adha." (HR. Muslim no. 1138).
Larangan puasa 1 Syawal juga disebutkan dalam hadits riwayat Ibnu Umar yang berbunyi :
"Ziyad bin Jubair berkata : Seorang laki-laki datang kepada Ibnu Umar dan mengatakan bahwa dirinya pernah bernazar untuk berpuasa pada suatu hari. Ziyad bin Jubair berkata : Aku mengira dia berkata hari Senin, ternyata hari Idul Fitri. Ibnu Umar berkata : Allah memerintahkan untuk menepati nazar, dan Rasulullah saw melarang puasa pada hari ini” (HR. Ibnu Umar).
Dari pemaparan di atas, sudah cukup jelas hari tasyrik Idul Fitri berapa hari yang dilarang untuk berpuasa bagi umat muslim. (EA)
Baca juga : Apakah Mudik Boleh Tidak Puasa?Ini Ketentuannya
