Hubungan Momentum dan Impuls dalam Ilmu Fisika

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan momentum dan impuls dapat digunakan untuk menganalisa tumbukan. Bola mengenai kaki, stik atau tembok mengikuti pola tertentu. Pola tersebut dipelajari dalam ilmu fisika.
Momentum dan impuls juga digunakan untuk memahami sistem gerak. Momentum dan impuls dapat dihitung menggunakan rumus, baik untuk masing-masing konsep maupun hubungan keduanya.
Hubungan Momentum dan Impuls
Ilmu fisika dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa dampak tabrakan dengan kereta api lebih parah dibandingkan dengan mobil. Peristiwa lain yang dapat dianalisa adalah kekuatan pukulan stik bisbol dibandingkan dengan bet pingpong.
Untuk membahas masalah tersebut, maka harus dipahami hubungan momentum dan impuls di bawah ini, yang dikutip dari Mekanika Fluida, Indri Dayana dan Juliaster Marbun (2023:53).
1. Momentum
Momentum adalah besaran yang dimiliki oleh benda bergerak. Arah pergerakan benda tersebut sama dengan arah kecepatan. Dengan demikian, momentum merupakan besaran vektor karena memiliki nilai dan arah.
Besaran momentum merupakan hasil kali massa benda dengan kecepatannya. Jadi, rumus momentum adalah p = mv.
p: momentum (kg m/s).
m: massa (kg).
v: kecepatan (m/s).
Sebagai contoh, menghentikan truk lebih sulit dibandingkan sedan walaupun kecepatannya sama. Truk lebih berat daripada mobil sehingga momentum truk juga lebih besar daripada momentum mobil.
2. Impuls
Impuls adalah gaya yang diperlukan agar sebuah benda bergerak. Untuk menghasilkan gaya tersebut akan ada interval waktu. Karena itu, impuls juga merupakan besaran vektor.
Impuls diperoleh dari hasil kali antara gaya rata-rata dan interval waktu gaya tersebut bekerja. Jadi, rumus impuls adalah I = F.∆t.
I: impuls (Ns).
F: gaya yang diberikan (N).
∆t: selang waktu (s).
3. Hubungan Antara Momentum dan Impuls
Setelah mengetahui pengertian momentum dan impuls, maka hubungan antara keduanya akan bisa diketahui. Hubungan antara momentum dan impuls dijelaskan dalam teorema impuls-momentum.
Teorema impuls-momentum menyebutkan bahwa impuls yang bekerja pada suatu benda sama dengan perubahan momentum benda tersebut. Jadi, rumus hubungan antara momentum dan impuls adalah I = ∆p.
I: impuls.
∆p: perubahan momentum.
Baca juga: Jenis-jenis Gaya dalam Fisika beserta Pengertiannya
Itulah hubungan momentum dan impuls dalam ilmu fisika. Ilmu fisika tidak hanya tentang teori tapi juga bermanfaat untuk memahami kejadian dalam kehidupan. (lus)
