Hukum Kesetimbangan Kimia: Bunyi dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum kesetimbangan kimia merupakan penggambaran konsep dari kesetimbangan kimia. Hukum ini adalah prinsip dasar yang menjelaskan perilaku reaksi kimia yang berlangsung dalam sistem tertutup yang mencapai suatu kondisi kesetimbangan kimia.
Hukum ini juga membantu memprediksi perubahan dalam suatu sistem pada kondisi kesetimbangan. Secara otomatis juga menjadi dasar bagi pemahaman tentang respons sistem terhadap perubahan eksternal.
Mengenal Hukum Kesetimbangan Kimia Lebih Dalam
Berdasarkan buku Kesetimbangan Kimia, Triyono, 2017, ada beberapa reaksi kimia yang terjadi secara dua arah atau reversibel. Dalam reaksi dua arah, zat yang dihasilkan dapat kembali bereaksi membentuk zat semula.
Proses bolak-balik ini berlangsung hingga kecepatan reaksi ke arah kanan setara dengan kecepatan reaksi ke arah kiri. Kondisi reaksi bolak-balik yang mencapai keadaan seimbang dikenal sebagai kesetimbangan kimia.
Bunyi hukum kesetimbangan kimia adalah:
Hasil kali kosentrasi produk (kanan) dipangkatkan koefisien, reaksinya dibagi dengan hasil kali konsentrasi reaktan (kiri) dipangkatkan koefisien, maka reaksinya mempunyai nilai yang sama pada suhu tertentu.
Beberapa hal yang bisa dicermati dari adanya hukum untuk kesetimbangan kimia tersebut adalah:
1. Perubahan Konsentrasi
Apabila konsentrasi salah satu reaktan atau produk diubah, sistem akan bergeser ke arah yang dapat mengurangi perubahan konsentrasi tersebut. Misalnya, bila konsentrasi reaktan meningkat, sistem akan menggeser kesetimbangan untuk memproduksi lebih banyak produk dan sebaliknya.
2. Perubahan Tekanan
Perubahan tekanan pada sistem gas dapat memengaruhi kesetimbangan. Jika tekanan meningkat, sistem akan bergeser ke arah yang mengurangi jumlah molekul gas, dan sebaliknya.
3. Perubahan Suhu
Perubahan suhu juga dapat memengaruhi kesetimbangan. Pada reaksi eksotermik (melepaskan panas), penambahan panas akan dianggap sebagai reaktan dan sistem akan bergeser ke arah produk untuk menyerap panas tambahan, dan sebaliknya.
4. Perubahan Volume
Jika volume sistem diperkecil atau diperbesar, sistem akan bergeser ke arah yang mengurangi dampak perubahan volume tersebut.
Baca Juga: 5 Hukum Dasar Kimia dan Contoh Soalnya
Demikian penjelasan mengenai hukum kesetimbangan kimia. Hukum yang dirumuskan oleh ilmuwan Prancis, Henri Le Chatelier, pada tahun 1884. Hukum ini juga dikenal sebagai Prinsip Le Chatelier dalam materi kimia. (DNR)
