Jenis dan Faktor Penyebab Pengangguran di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Faktor penyebab pengangguran di Indonesia terbilang cukup banyak. Pengangguran di Indonesia yang telah mencapai angka yang tinggi dan merupakan suatu masalah yang mendesak yang harus segera dipecahkan.
Dampak pengangguran di Indonesia akan sangat berbahaya bagi tatanan kehidupan sosial adalah fakta bahwa berbagai kejahatan social seperti pencurian, penodongan, perampokan, pelacuran, jual beli anak, anak jalanan dan lain-lain merupakan dampak dari pengangguran.
Faktor Penyebab Pengangguran
Berdasarkan buku Pembangunan Ketenagakerjaan: Teori, Konsep, Model, dan Studi Empiris oleh Dr. Suparman, SE., M.Si (2022), pengangguran adalah masalah nasional dan individu.
Pada tingkat nasional, pengangguran mewakili menganggur kapasitas produkdis dan kegagalan dalam memanfaatkan sumber daya penting.
Berikut adalah beberapa faktor penyebab pengangguran.
Sedikitnya lapangan pekerjaan yang menampung para pencari kerja. Banyaknya para pencari kerja tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang dimiliki oleh Negara Indonesia.
Kurangnya keahlian yang dimiliki oleh para pencari kerja. Banyak jumlah sumber daya manusia yang tidak memiliki keterampilan menjadi salah satu penyebab makin bertambahnya angka pengangguran di Indonesia.
Kurangnya informasi, dimana pencari kerja tidak memiliki akses untuk mencari tau informasi tentang perusahaan yang memilli kekurangan tenaga pekerja.
Kurang meratanya lapangan pekerjaan, banyaknya lapangan pekerjaan di kota, dan sedikitnya perataan lapangan pekerjaan.
Masih belum maksimalnya upaya pemerintah dalam memberikan pelatihan untuk meningkatkan softskill budaya malas yang masih. menjangkit para pencari kerja yang membuat para pencari kerja mudah menyerah dalam mencari lapangan kerja.
Sedangkan menurut Sukirno (2006) sebab terjadinya pengangguran dapat digolongkan kepada tiga jenis.
Pengangguran friksional adalah pengangguran yang wujud apabila ekonomi telah mencapi kesempatan kerja penuh.
Pengangguran struktural, terjadi karena adanya perubahan dalam struktur atau komposisi perekonomian.
Pangangguran teknologi, ditimbulkan oleh adanya pengantian tenaga manusia oleh mesin-mesin dan bahan kimia yang disebabkan perkembangan teknologi.
Jenis-Jenis Pengangguran
Setelah mengetahui faktor penyebab pengangguran berikut disampaikan jenis-jenis pengangguran yang ada di Indonesia.
1. Pengangguran Friksional
Pengangguran friksional adalah adanya kesenjangan antara tenaga kerja dan lapangan pekerjaan. Kesenjangan bisa berupa kesenjangan waktu, informasi, hingga jarak.
2.Pengangguran Konjungtural (Siklis)
Penyebab terjadinya pengangguran konjungtural karena perubahan ekonomi. Dalam suatu negara bisa mengalami resesi ekonomi (kemunduran) dan masa depresi (kehancuran).
Perusahaan mengalami kerugian, sehingga tenaga kerja dikurangi. Hal ini berdampak pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada para pekerja. Akibatnya banyak pengangguran karena perubahan ekonomi ini.
3.Pengangguran Konjungtural
Jenis pengangguran selanjutnya adalah pengangguran konjungtural atau siklis. Pengangguran ini terjadi dikarenakan perubahan ekonomi, seperti negara mengalami resesi ekonomi (kemunduran) atau sedang dalam masa depresi (kehancuran).
Hal tersebut membuat tak sedikit perusahaan merugi, sehingga terjadilah pengurangan tenaga kerja (PHK) secara besar-besaran.
4. Pengangguran Teknologi
Sementara yang dimaksud dengan pengangguran teknologi adalah pengangguran yang diakibatkan banyak perusahaan yang melibatkan tenaga mesin sebagai pekerja utama. Sehingga tidak lagi membutuhkan tenaga manusia.
Dampaknya, peluang sebuah perusahaan menyerap tenaga kerja tidak sebanyak sebelumnya. Dari segi perusahaan, tenaga teknologi lebih murah, cepat dan tidak perlu membayar tenaga kerja.
Baca Juga: Perbedaan Pengangguran Friksional dan Struktural
Demikian faktor penyebab pengangguran lengkap dengan jenis-jenisnya. (NDA)
