Jenis dan Karakteristik Produk Pangan Hasil Samping Peternakan dan Perikanan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis dan karakteristik produk pangan dari hasil samping dari hasil peternakan dan perikanan contohnya kulit sapi dan kulit ikan yang sama-sama tinggi akan kandungan kolagen. Bagi tubuh manusia kandungan zat tersebut sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit.
Secara sederhana produk pangan hasil samping dapat diartikan sebagai produk yang dihasilkan dari selain produk utama (sisa produksi). Namun produk ini masih memiliki nilai gizi yang tinggi dan biasanya masih memberikan manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi.
Jenis dan Karakteristik Produk Pangan dari Hasil Samping dari Hasil Peternakan dan Perikanan
Produk samping merupakan produk sekunder yang berasal dari suatu proses produksi produk utama. Produk ini dapat disebut dengan produk ikutan. Produk samping dapat ditemukan dalam berbagai sektor bahan pangan di antaranya yaitu peternakan dan perikanan.
Peternakan dan perikanan merupakan kegiatan yang sama-sama menghasilakn produk hewani dari hasil budidaya. Banyak produk yang telah dihasilkan dari kegiatan tersebut khususnya produk pangan.
Dari proses produksi tersebut menghasilkan produk samping yang masih memiliki nilai jual. Berikut jenis dan karakteristik produk pangan dari hasil samping dari hasil peternakan dan perikanan.
1. Peternakan
Dalam buku Optimalisasi potensi desa di Indonesia oleh Icuk Rangga Bawono (2019:65) peternakan adalah kegiatant pengembangbiakan dan budidaya ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan ini. Contohnya sapi, kambing, ayam, bebek, babi, dan lainnya. Produk hasil samping dari peternakan yaitu:
Kulit sapi: Kulit sapi dapat diolah menjadi kulit sapi asap atau kerupuk rambak. Komponen penyusun kulit terpenting adalah protein terutama protein kolagen. Protein ini dapat bermanfaat bagi kesehatan kulit manusia.
Tulang sapi: Tulang sapi dihasilkan setelah ternak dipotong dan diambil dagingnya. Produk ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pembuat kaldu dan sup ataupun untuk pembuatan gelatin. Tulang terdiri dari protein dan garam-garam mineral.
Jeroan (hati, usus, ampela) ayam : Jeroan merupakan organ dalam yang ada dalam hewan ternak yang masih dapat dikonsumsi. Jeroan mengandung cukup banyak gizi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Vitamin yang terdapat pada jeroan adalah vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin B12, dan asam folat. Namun, tidak disarankan untuk memakan jeroan terlalu banyak karena jeroan tinggi akan kolesterol dan purin
2. Perikanan
Perikanan adalah kegiatan manusia yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati perairan. Contohnya ikan, kepiting, lobster, rumput laut, dan lainnya. Produk hasil samping dari perikanan di antaranya yaitu:
Tulang ikan: Unsur utama dari tulang ikan adalah kalsium, fosfor, dan karbonat. Tulang ikan mempunyai nilai gizi yang tinggi salah satunya kalsium yang merupakan mineral penting karena mempunyai peranan mencegah timbulnya osteoporosis tulang.
Kulit ikan: Kulit ikan dapat dimanfaatkan menjadi olahan kerupuk kulit. Kulit ini merupakan sumber kolagen dan vitamin E yang baik dan bermanfaat pada kesehatan kulit. Mengonsumsi kulit ikan dapat berguna untuk meningkatkan kesehatan kulit.
Minyak ikan: Di Indonesia minyak ikan dihasilkan dari produk samping pengolahan tepung ikan dan ikan kaleng. Minyak ikan mengandung omega 3, vitamin A, dan vitamin D. Omega 3 yaitu asam lemak esensial yang diperlukan untuk kesehatan tubuh.
Baca juga: 5 Contoh Bahan Hasil Samping dari Serealia
Dengan mengetahui jenis dan karakteristik produk pangan dari hasil samping dari hasil peternakan dan perikanan di atas, menyadarkan bahwa masih banyak bahan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. (MRZ)
