Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Alat Ukur Tanah dan Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis alat ukur tanah. Sumber: pexels.com/JoiceRivas.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis alat ukur tanah. Sumber: pexels.com/JoiceRivas.

Jenis-jenis alat ukur tanah diperlukan dalam survei lapangan atau pemetaan. Mengukur tanah menggunakan meteran biasa memang dapat dilakukan. Tapi jika tanahnya sangat luas, meteran saja tidak cukup.

Alat ukur tanah digunakan oleh para pekerja lapangan. Di perguruan tinggi, penggunaan alat ukur tanah diajarkan di prodi geografi, teknik geologi dan sebagainya. Salah satu alat ukur tersebut kadang terlihat digunakan di tepi jalan dengan cara diintip.

Jenis-jenis Alat Ukur Tanah

Ilustrasi Jenis-jenis alat ukur tanah. Sumber: pexels.com/MikaelBlomkvist.

Dikutip dari Alat Ukur Tanah, Andi Ibrahim Yunus dan Kawan-kawan (2023:2), ukur tanah adalah kegiatan yang bertujuan mengalihkan kondisi permukaan bumi yang melengkung dan tidak beraturan ke permukaan peta yang datar. Kegiatan ini butuh alat.

Secara umum, alat ukur tanah ada 3 macam, yaitu alat ukur sederhana, elektronik dan optik. Berikut adalah jenis-jenis alat ukur tanah selengkapnya.

1. Alat Ukur Sederhana

Alat ukur tanah yang paling simpel ini hanya mengukur satu macam saja.

Contoh:

  1. Roll meter.

    Meteran ini hanya untuk mengukur panjang atau jarak.

    Ada 3 jenis meteran, yaitu meteran kain (metalic cloth), meteran dari baja dan meteran dari baja alloy (steel alloy).

  2. Kompas.

    Kompas berfungsi memastikan arah mata angin dan penentu arah dari titik satu ke titik lain sehingga membentuk sudut melintang dan membentuk siku-siku.

  3. Klinometer.

    Klinometer berfungsi untuk mengukur panjang atau tinggi benda.

2. Alat Ukur Optik

Alat ini memanfaatkan lensa optik untuk mendapatkan hasil pengukuran. Alat ini bisa melakukan lebih dari satu pengukuran.

Contoh:

  1. Teodolit.

    Teodolit harus berdiri dengan 3 kaki di bidang datar. Teodolit berfungsi untuk mengukur sudut datar dan tegak.

    Ada 3 jenis teodolit, yaitu reterasi, repetisi dan elektro optis.

  2. Waterpas

    Waterpas berfungsi mengukur beda tinggi dari satu titik atau lebih.

3. Alat Ukur Optik

Alat ukur ini memiliki unsur infra merah sehingga memiliki ketepatan paling tinggi dibandingkan dengan alat lain.

Contoh:

  1. GPS (Global Positioning System).

    GPS ini berbeda dengan GPS pada kendaraan pribadi. GPS ini berfungsi untuk keperluan militer, survei pemetaan atau geodesi dan penelitian geofisika.

  2. Total Station

    Ini merupakan pengembangan dari teodolit. Alat ini berfungsi untuk mengukur sudut dan jarak dengan bantuan reflektor. Alat ini juga sudah bisa terhubung dengan komputer sehingga memudahkan pengolahan data.

Baca juga: Macam-macam Alat Ukur dan Fungsinya

Itulah jenis-jenis alat ukur tanah yang digunakan untuk survei lapangan atau pemetaan. Harga alat-alat tersebut termasuk mahal. Jika penasaran, bisa kuliah di jurusan dengan mata kuliah ilmu ukur tanah, atau mengintip pekerjaan bapak-bapak di lapangan. (lus)