Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Asuransi Jiwa beserta Manfaatnya yang Perlu Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-jenis Asuransi. Sumber: Pixabay/nattanan23
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-jenis Asuransi. Sumber: Pixabay/nattanan23

Terdapat beragam jenis-jenis asuransi jiwa yang kerap ditawarkan perusahaan asuransi kepada nasabahnya. Biasanya, tiap jenis asuransi jiwa ini memiliki keuntungan dan manfaat yang berbeda-beda.

Asuransi jiwa merupakan bagian dari jenis asuransi kesehatan yang diperuntukkan untuk melindungi keluarga jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kematian. Umumnya, pihak tertanggung akan diberikan uang pertanggungan sesuai dengan polis yang berlaku.

Jenis-jenis Asuransi Jiwa

Ilustrasi Jenis-jenis Asuransi. Sumber: Pixabay/wir_sind_klein

Asuransi jiwa diperuntukkan untuk menanggung orang dari kerugian finansial tidak terduga yang disebabkan oleh risiko kematian atau risiko hidup terlalu lama. Dengan asuransi jiwa, keluarga dapat melanjutkan hidup dan mengejar mimpi walaupun salah satu anggota keluarga sudah tiada.

Dikutip dari Buku Ajar Asuransi Kesehatan, Taswin dkk. (2022:45), khusus di Indonesia terdapat empat jenis asuransi jiwa yang bisa dibeli sesuai dengan kebutuhan. Berikut di antaranya.

1. Asuransi Jiwa Berjangka

Jenis asuransi jiwa ini merupakan perlindungan jiwa dalam waktu tertentu yang sudah disepakati oleh peserta dan perusahaan asuransi. Umumnya, premi asuransi jiwa berjangka dibayar di muka dan berkala setiap tahunnya.

Asuransi jiwa berjangka memiliki risiko, seperti apabila polis tidak lagi aktif, maka manfaat akan berhenti dan premi akan hangus.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Asuransi jiwa seumur hidup biasanya memberikan perlindungan sampai tertanggung berusia 99-100 tahun, atau dengan kata lain seumur hidup. Tarif premi yang harus dibayarkan bersifat tetap dan tidak mengalami peningkatan.

Jika polis sudah tidak lagi aktif sampai tertanggung meninggal dunia, peserta asuransi masih memperoleh nilai tunai yang telah dijanjikan dengan dikurangi biaya-biaya penutupan polis.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna

Asuransji jiwa dwiguna memberikan manfaat ganda berupa proteksi jiwa sekaligus tabungan. Manfaat jenis asuransi ini adalah peserta mendapat perlindungan asuransi yang pasti selama tertanggung hidup sampai tanggal jatuh tempo atau meninggal sebelum tanggal tersebut.

Asuransi jiwa unit link merupakan jenis asuransi yang juga akan memberikan tambahan hasil investasi selain pengembalian uang pertanggungan.

Baca juga: Pentingnya Punya Asuransi Jiwa sebagai Orang Tua

Manfaat Asuransi Jiwa

Ilustrasi Jenis-jenis Asuransi. Sumber: Pixabay/stevepb

Meski terlihat bahwa setiap jenis asuransi jiwa memiliki manfaat yang berbeda, tetapi pada dasarnya asuransi jiwa memiliki banyak manfaat yang sama, di antaranya sebagai berikut.

  1. Sebagai proteksi dari risiko meninggal dunia atau berbagai risiko musibah.

  2. Ahli waris dipastikan tetap dapat menjalankan kehidupan kembali setelah ditinggalkan.

  3. Komponen penting dalam perencanaan keuangan dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.

  4. Memberikan rasa tenang dan aman terhadap masa depan yang belum pasti.

Sekian penjelasan mengenai jenis-jenis asuransi jiwa beserta manfaatnya yang perlu diketahui. Sebaiknya pilihlah jenis asuransi jiwa yang tepat dan sesuai kebutuhan agar dapat menerima manfaat yang maksimal. (YAS)