Jenis-jenis Bakteri beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakteri merupakan organisme yang terbentuk dari satu sel sehingga disebut sebagai organisme uniseluer. Bakteri termasuk makhluk hidup yang memiliki berbagai jenis mulai dari bentuk sampai cara mendapatkan makanan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis-jenis bakteri beserta contohnya.
Secara umum, bakteri dapat melakukan perkembangbiakan secara cepat dengan cara membelah diri. Keberadaan bakteri di dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak negatif dan juga positif.
Pengertian Bakteri
Mengutip dari buku Bakteri dan Virus? Mengenal Perbedaan Bakteri dan Virus serta Penyakit yang Dibawanya, Farah (2023:2), bakteri merupakan mikroorganisme yang bersel tunggal dan memiliki ukuran sangat kecil.
Sehingga mikoorganisme tersebut tidak dapat dilihat secara langsung menggunakan mata telanjang, melainkan harus memakai alat bantu berupa mikroskop.
Bakteri tersebut termasuk ke dalam organisme prokariotik. Hal ini karena sel-sel penyusunnya tidak mempunyai inti yang terpisah dengan bagian sitoplasma. Sebaliknya, materi genetik dari bakteri terdapat pada struktur yang disebut nukleoid di dalam sel.
Bentuk dari bakteri dapat berbentuk bulat, spiral, filamen, dan batang. Dalam melakukan perkembangbiakannya bakteri dapat bertahan hidup di dalam lingkungan yang ekstrem, termasuk air asam, mata air panas, bahkan di suhu yang sangat dingin.
Mengetahui Jenis-jenis Bakteri Lengkap dengan Contohnya
Jenis-jenis bakteri dapat dibedakan berdasarkan beberapa kelompok. Mulai dari berdasarkan cara memperoleh makanan, berdasarkan kebutuhan oksigen, berdasarkan alat geraknya, sampai berdasarkan bentuknya.
Berikut adalah penjelasan dari jenis-jenis yang terdapat dalam bakteri berdasarkan pengelompokkan tersebut.
1. Bakteri Berdasarkan Cara Memperoleh Makanan
Bakteri yang dikelompokkan berdasarkan cara memperoleh makanannya dibagi atas beberapa jenis berikut ini.
Bakteri autotrof merupakan bakteri yang mampu menyusun makanannya sendiri melalui sintesis zat organik menjadi zat anorganik. Contoh dari bakteri autotrof di antaranya, yaitu bakteri hijau, bakteri ungu, Nitrococcus, Nitrobacter, dan Nitrosomonas.
Bakteri heterotrof merupakan bakteri yang memperoleh makanan dari organisme lain. Adapun contoh bakterinya, yaitu bakteri parasit (Boreliia), Monera, Thanobacterium, dan bakteri patogen (Clostridium).
2. Bakteri Berdasarkan Kebutuhan Oksigen
Bakteri yang dikelompokkan berdasarkan kebutuhannya terbagi atas beberapa jenis berikut ini.
Bakteri areob merupakan bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk keberlangsungan hidupnya. Adapun dari bakteri tersebut di antaranya, yaitu Nitrosomonas dan Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri anaerob merupakan bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk keberlangsungan hidupnya. Contoh dari bakteri tersebut, yaitu Clostridium tetani, Salmonella, dan Escherichia coli.
3. Bakteri Berdasarkan Alat Geraknya
Alat gerak yang digunakan oleh bakteri disebut dengan flagela atau bulu cambuk. Bakteri yang dikelompokkan berdasarkan penggunaan alat geraknya dapat dibedakan atas beberapa jenis berikut ini.
Amfitrik adalah bakteri yang menggunakan satu flagela di setiap sisinya.
Peritrik adalah bakteri yang menggunakan flagela di seluruh permukaan tubuhnya.
Atrik adalah bakteri yang tidak memiliki flagela.
Monotrik adalah bakteri yang menggunakan satu flagela di salah satu sisi tubuhnya.
Lofotrik adalah bakteri yang menggunakan beberapa flagela di salah satu sisi tubuhnya.
4. Jenis Bakteri Berdasarkan Bentuknya
Jenis bakteri yang dikelompokkan berdasarkan bentuknya terbagi atas beberapa jenis berikut ini.
Basil (bacillus) adalah bakteri yang memiliki bentuk batang atau silinder. Contoh dari bakteri tersebut, yaitu Bacillus antharacis.
Kokus (coccus) adalah bakteri yang mempunyai bentuk mirip seperti bola. Contoh dari bakteri tersebut, yaitu Staphylococcus aureus.
Spiral (sprillum) adalah bakteri yang memiliki bentuk lengkung dan tampak seperti spiral. Adapun contoh dari bakteri tersebut adalah Treponema pallidum.
Baca Juga: Bakteri yang Menguntungkan beserta Manfaatnya bagi Manusia
Pada dasarnya jenis-jenis bakteri dibedakan atas empat jenis pengelompokkan seperti yang sudah dijelaskan di atas. Berbagai jenis bakteri tersebut tentunya mempunyai peranan masing-masing pada kehidupan sehari-hari, baik yang bersifat positif maupun negatif. (PAM)
