Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Daging yang Dapat Dikonsumsi dalam Berbagai Menu Makanan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis daging. Sumber: pexels.com/NicolasPostiglioni.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis daging. Sumber: pexels.com/NicolasPostiglioni.

Jenis-jenis daging sebenarnya cukup banyak. Namun untuk daging tertentu, misalnya daging sapi, hanya bisa dijumpai di pasar-pasar besar dan supermarket. Harganya yang makin mahal, membuat masyarakat lebih banyak mengkonsumsi daging ayam.

Sementara daging non halal diberi tempat tersendiri agar tidak bercampur dengan daging halal. Bagi Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim, pemisahan tersebut dapat memberikan kenyamanan berbelanja.

Jenis-jenis Daging

Ilustrassi jenis-jenis daging. Sumber: pexels.com/KarolinaGrabowska.

Terlepas dari halal dan non halal, tak semua daging lazim dikonsumsi. Daging kuda misalnya, meski ada yang menjual daging tersebut, tapi tak banyak yang menyukainya.

Berikut adalah jenis-jenis daging yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat, yang dikutip dari Penjaminan Mutu Bahan Pangan Asal Hewan, Herawati dan Budi Purwo Widiarso (2021:48).

  1. Daging Sapi

    Daging sapi muda lebih pucat, serabutnya halus dan konsistensi lembek. Sedangkan daging sapi dewasa sedikit berlemak dan lebih aromatik. Daging has luar atau ribeye merupakan bagian sapi terbaik untuk dijadikan steak.

  2. Daging Domba

    Daging domba memiliki serat yang halus, warana merah muda dan konsistensi tinggi. Pada daging domba terdapat lemak di bagian otot yang berwarna putih. Bau daging domba sangat khas.

  3. Daging Kambing

    Daging kambing memiliki karakteristik mirip domba tapi warna daging lebih muda dan baunya lebih tajam. Untuk dikosumsi, misalnya dibuat sate, daging kambing lebih dianjurkan daripada domba karena jumlah lemak dan kalori lebih rendah.

  4. Daging Babi

    Umumnya daging babi berwarna merah muda, tapi bagian otot punggung yang berlemak berwarna kelabu dan putih dengan serabut halus dan bau yang khas. Untuk yang dewasa berserat lebih kasar, lemak lebih sedikit dan warna daging lebih tua.

    Orang Korea sangat menyukai daging babi bagian perut untuk dimasak barbeku.

  5. Daging Kuda

    Daging kuda berwana merah gelap hingga kecoklatan atau kebiruan. Serabut ototnya halus, panjang dan padat. Lemaknya sedikit berwarna kuning dan lembek.

    Di Indonesia, daging kuda diolah menjadi sate atau tongseng. Sementara orang Jepang memakan daging kuda mentah.

  6. Daging Kerbau

    Daging kerbau populer di Kota Kudus untuk bahan soto. Sementara soto kudus di luar Kota Kudus menggunakan daging ayam atau sapi karena daging kerbau di banyak di kota lain.

  7. Daging Ayam

    Daging ayam berwarna putih dan mudah dimasak menu apa saja. Contohnya, ayam geprek, semur, opor, sate, dan sebagainya. Daging ayam dijadikan menu harian oleh banyak keluarga di Indonesia.

Baca juga: Mengenal Daging Meltique dan Perbedaannya dengan Daging Wagyu

Itulah jenis-jenis daging yang dapat dikonsumsi dalam berbagai menu makanan populer. Sebelum membeli, pastikan daging dalam kondisi segar dengan warna yang bagus. (lus)