Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Dongeng beserta Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis dongeng. Sumber: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis dongeng. Sumber: Pixabay.

Dongeng banyak disukai oleh semua kalangan, terutama anak kecil. Salah satu fungsi dongeng yaitu sebagai hiburan, dan sarana untuk menyampaikan pesan moral kepada pembaca. Jenis-jenis dongeng pun beragam, sehingga bisa memilih ingin mendengar atau membaca cerita yang seperti apa.

Selain fungsi dan jenisnya, dongeng juga memiliki unsur yang membuatnya menarik dalam cerita. Unsur-unsur dalam dongeng yaitu, tema, alur, latar, tokoh, penokohan, dan amanat.

Jenis-jenis Dongeng

Jenis-jenis dongeng. Gambar hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay.

Mengutip buku Ensiklopedi Bahasa dan Sastra Modern: Jenis dan Perbedaan Sastra Lama dan Sastra Modern, Rani Siti Fitriani dkk (2021:10), dongeng adalah bentuk sastra lama yang berupa cerita khayalan (fiksi) yang merupakan bentuk prosa lama. Jenis-jenis dongeng juga bergantung dengan stuktur sastra lama yang dibuat oleh penulisnya.

Berikut jenis-jenis dongeng yang harus diketahui.

1. Mitos

Jenis dongeng yang pertama adalah mite atau mitos. Jenis ini berhubungan dengan nilai kepercayaan yang dianut oleh seseorang atau daerah-daerah tertentu. Biasanya, penulis akan menceritakan kejadian mistis seperti makhluk halus, dan kisah yang tidak masuk akal lainnya.

2. Legenda

Berbeda dengan cerita mitos, jenis cerita legenda lebih dalam membahas suatu peristiwa mengenai asal-usul suatu tempat, benda, atau daerah. Cerita ini pun lebih melekat pada masyarakat dan sering dijadikan bahan pertunjukan seni pada acara-acara tertentu.

3. Fabel

Fabel merupakan cerita antara manusia dengan hewan. Latar belakang yang sering digunakan dalam cerita yaitu hutan, danau, laut, dan tempat-tempat lainnya.

Contoh dari cerita fabel yang populer yaitu si kancil, monyet yang rakus, kisah 3 babi kecil, dan lainnya.

4. Sage

Sage adalah dongeng yang mengangkat cerita sejarah dari tokoh-tokoh tertentu. Penulis akan mengangkat cerita dari tokoh-tokoh yang terkenal dengan kebijakannya, ketulusan hatinya, keberanian, kesaktian dan kepahlawanannya selama hidup.

Biasanya, cerita jenis sage akan dicampurkan dengan cerita legenda di suatu daerah. Menarik bukan?

5. Parabel

Cerita yang mengandung nilai pendidikan, moral dan banyak nasihat di dalamnya. Parabel sering ditemukan di dalam cerita-cerita jenis lain, karena setiap cerita pasti ada nasihat baik untuk kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri Dongeng

Ilustrasi jenis-jenis dongeng. Sumber: Pixabay.

Di antara jenis dongeng di atas, biasanya sering menembukan salah satu di buku bacaan maupun film. Selain jenis-jenis dongeng, terdapat ciri-ciri dalam dongeng yang membedakan jenis cerita lainnya, antara lain:

  • Tokoh atau karakter tidak dijelaskan secara rinci

  • Memiliki versi cerita yang berbeda di setiap daerahnya

  • Memiliki pesan moral

  • Tidak diketahui nama pengarangnya

Baca Juga: Dongeng Dinosaurus untuk Anak sebelum Tidur

Demikian jenis-jenis dongeng beserta ciri-cirinya. Semoga informasi ini bermanfaat.

(LFP)