Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Firewall pada Jaringan Komputer beserta Fungsinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis-jenis firewall. Sumber: Pixabay / StartupStockPhotos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis-jenis firewall. Sumber: Pixabay / StartupStockPhotos

Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang berfungsi menjaga keamanan lalu lintas jaringan pada komputer. Ada beberapa jenis-jenis firewall yang banyak diaplikasikan dalam sebuah sistem komputer, salah satunya yaitu proxy firewall.

Di zaman serba teknologi seperti sekarang ini, keberadaan internet sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang. Namun, ancaman virus, malware ataupun cyber attack, bisa datang sewaktu-waktu.

Untuk itu, diperlukan pengamanan khusus untuk melindungi perangkat komputer pada saat mengakses internet. Pengamanan itu bisa diperoleh dari suatu perangkat lunak yang disebut dengan firewall.

Jenis-jenis Firewall dan Fungsinya

Ilustrasi jenis-jenis firewall. Sumber: Pixabay / janeb13

Firewall serupa tembok api yang bertugas untuk menjaga pos keamanan jaringan agar tidak dimasuki oleh serangan cyber yang dapat merusak data yang ada pada komputer.

Mengutip buku Linux Server, DevOps, Cloud Computing, Iwan Sofana, (2019: 566), ada beberapa jenis-jenis firewall, seperti Proxy Firewall, Stateful Inspection Firewall, Unified Threat Management (UTM) Firewall, Next-generation Firewall NGFW, dan Threat-focused NGFW.

Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis firewall tersebut.

1. Proxy Firewall

Proxy firewall berfungsi sebagai gateway antar network untuk aplikasi tertentu (spesific application). Fungsi lain dari proxy firewall adalah sebagai content caching yang akan mencegah koneksi langsung dari network luar.

2. Stateful Inspection Firewall

Fungsi dari stateful inspection firewall adalah untuk melakukan filtering network traffic atau penyaringan lalu lintas jaringan berdasarkan state, port, dan protokol.

Firewall jenis ini memonitor semua aktivitas, mulai dari opening connection hingga termination.

3. Unified Threat Management (UTM) Firewall

UTM device bisa disebut sebagai gabungan antara stateful inspection firewall dengan intrusion prevention and antivirus.

4. Next-generation Firewall (NGFW)

Firewall jenis ini memiliki semua fitur firewall stateful inspection fungsinya ditambah dengan fitur pencegahan terhadap advanced malware dan application-layer attacks.

5. Threat-focused NGFW

Firewall jenis ini memiliki semua fitur NGFW. Selain itu, firewall ini juga menyediakan advanced threat detection and remediation.

Baca juga: 4 Masalah Keamanan Cyber yang Jadi Perhatian Milenial Saat Ini

Demikianlah penjelasan mengenai jenis-jenis firewall yang biasa dipakai di jaringan komputer. Keberadaan firewall memang bersifat opsional. Tanpa firewall, operasi jaringan LAN, intranet, maupun internet bisa tetap berfungsi, tetapi semua menjadi kurang aman. (ARN)