Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Gerak Orogenetik beserta Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis-jenis gerak orogenetik. Sumber: Pexels / Wilson Malone
zoom-in-whitePerbesar
Jenis-jenis gerak orogenetik. Sumber: Pexels / Wilson Malone

Secara umum, gerakan lempeng bumi merupakan fenomena yang akan terjadi secara terus-menerus. Pada proses gerakan lempeng bumi, terdapat dua jenis yaitu gerak epirogenetik dan gerak orogenetik. Adapun jenis-jenis gerak orogenetik salah satunya yaitu lipatan.

Pergerakan bumi dikenal sebagai jenis tenaga endogen yang bergerak secara tektonisme. Pergerakan yang terjadi merupakan proses pergerakan dan pergeseran kerak bumi yang pada akhirnya akan merubah struktur muka bumi.

Mengenal Jenis-jenis Gerak Orogenetik

Jenis-jenis gerak orogenetik. Sumber: Pexels / Ahmed Akacha

Dikutip dari buku Explore Geografi Jilid 1 untuk SMA/MA Kelas X, Sri Wiyanti, Martin Wibowo dan Hardika Dwi Indra Susanto (2017:108), gerak orogenetik atau gerak pembentuk pegunungan merupakan gerakan kulit bumi yang relatif lebih cepat dan mencakup wilayah yang lebih sempit. Proses orogenetik ini akan menyebabkan terbentuknya lipatan dan patahan.

Berdasarkan pengertian tersebut, bisa disimpulkan, jenis-jenis gerak orogenetik yaitu lipatan dan patahan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis gerak orogenetik, berikut penjelasannya.

1. Lipatan

Lipatan merupakan tenaga endogen ke arah lateral atau horizontal pada kulit bumi dan sifatnya elastis. Pada hasil lipatan yang terjadi, lipatan yang bagiannya turun disebut sebagai sinklinal dan bagian yang terangkat disebut sebagai antiklinal atau puncak lipatan.

Secara umum, lipatan dilihat dari posisi ketegakan sumbu dan bentuk lipatannya. Jenis lipatan akan dibedakan menjadi beberapa hal, seperti lipatan tegak, lipatan miring, lipatan menggantung, lipatan isoklin, lipatan rebah, dan lipatan kelopak.

Contoh dari lipatan yaitu sirkum mediterania dan sirkum pasifik.

2. Patahan

Patahan merupakan tenaga endogen yang bergerak ke arah horizontal atau vertikal yang relatif cepat pada kulit bumi dan tidak bersifat elastis.

Bagian yang mengalami patahan pada kulit bumi disebut sebagai bidang patahan. Di sisi lain, bidang yang mengalami pergeseran secara vertikal atau horizontal akan disebut sebagai fault atau sesar.

Berikut, jenis-jenis patahan yang menarik diketahui.

  • Tanah naik (horst)

Horst merupakan daratan yang letaknya lebih tinggi daripada daerah yang berada di sekelilingnya karena daerah yang berada di sekelilingnya mengalami patahan.

Contohnya ada di plato Dieng dan plato Wonosari.

  • Tanah turun (graben/slenk)

Patahan jenis ini merupakan kondisi daratan yang lebih rendah daripada sekelilingnya karena daerah sekelilingnya patah Contohnya seperti graben semangko.

  • Sesar

Sesar merupakan patahan yang diakibatkan oleh gerak horizontal yang tidak frontal dan hanya sebagai yang bergeser Contohnya sesar Sumatera.

  • Block mountain

Block mountain merupakan kumpulan pegunungan yang terdiri dari beberapa patahan.

Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis gerak orogenetik. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat. (RFL)

Baca juga: 10 Pengaruh Lipatan dan Patahan Bagi Manusia dan Flora Fauna