Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Gerakan dalam Jalan Cepat dan Tekniknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi gerakan dalam jalan cepat. Sumber: pexels.com/Mary Taylor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gerakan dalam jalan cepat. Sumber: pexels.com/Mary Taylor

Gerakan dalam jalan cepat antara lain adalah gerakan kaki serta gerakan bahu dan lengan. Jalan cepat adalah olahraga yang membutuhkan koordinasi semua anggota tubuh. Penguasaan teknik akan memengaruhi efektivitas dan efisiensi gerak.

Jalan cepat termasuk dalam kelompok olahraga atletik. Olahraga ini juga dapat dilakukan sehari-hari karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Jenis-jenis Gerakan dalam Jalan Cepat

Ilustrasi gerakan dalam jalan cepat. Sumber: pexels.com/Ketut Subiyanto

Mengutip buku Kepelatihan Atletik Jalan dan Lari, Suratmin (2018: 1), gerakan jalan cepat adalah gerak maju dengan melangkah tanpa hubungan terputus dengan tanah. Jalan cepat adalah olahraga yang membutuhkan koordinasi antara gerak langkah kaki dan tubuh.

Menurut buku Pembinaan Olahraga Atletik Nomor Jalan Cepat, Hanif Syuja, S.Pd., dan Muhammad Sukron Fauzi, M.Pd (2023: 48), berikut ini macam-macam gerakan dalam jalan cepat yang harus dikuasai dalam teknik jalan cepat.

1. Gerakan Kaki

  • Topang Depan

  1. Penempatan kaki depan adalah aktif dengan gerak penyapuan ke belakang.

  2. Fase perlambatan sesingkat mungkin.

  3. Lutut tungkai depan harus diluruskan.

  4. Tungkai ayun melewati tungkai topang depan lutu dan tungkai bawah dipertahankan tetap rendah.

  • Topang Belakang

  1. Tungkai topang lurus.

  2. Tungkai topang tetap diluruskan selama mungkin.

  3. Kaki dari tungkai topang menunjuk lurus ke depan dan menggulir sepanjang sisi luar telapak kaki sampai ujung jari-jari kaki.

  4. Tungkai bebas melintasi tungkai topang dengan lutut dan tungkai bawah dipertahankan agar tetap rendah.

  5. Kaki depan diletakkan pada tumit.

  • Topang Ganda

  1. Kaki depan mendarat pada tumit dengan lembut.

  2. Kaki belakang pada posisi tumit diangkat.

  3. Luruskan kedua lutut.

  4. Ayunkan kedua lengan bergantian.

2. Gerakan Pinggang

  1. Gerakan ke samping pada pinggul dapat kelihatan, tetapi tidak perlu dilebih-lebihkan.

  2. Pinggul berada pada posisi terendah saat tumit kaki depan membentur tangan.

  3. Pinggul pada posisi tinggi saat topang vertikal.

  4. Pergeseran ini dicampur dengan gerakan horizontal ke depan sehingga menghasilkan gerakan rotasi pinggang yang khas.

  5. Pinggul berayun ke depan pada sisi yang sama menekankan setiap ayunan kaki ke depan sehingga menghasilkan langkah yang lebih panjang.

2. Gerakan Bahu dan Lengan

  1. Bahu dan lengan bekerja diagonal menyilang badan dalam gerakan yang berlawanan dengan tungkai dan pinggang.

  2. Pada saat tumit menyentuh tanah, bahu yang berlawanan bergerak ke depan untuk menetralkan tahap topang depan.

  3. Lengan dan bahu berayun ke depan dengan lengan bawah dan tangan menyilang atas tingkat tengah dada.

  4. Sudut sikut bertambah selama ayunan ke depan sampai sudut tumpul dan berkurang kira-kira 90 derajat setelah ayunan ke belakang.

Baca juga: 5 Variasi Gerakan Lompat Tinggi yang Perlu Diketahui

Jenis-jenis gerakan dalam jalan cepat dan tahapannya ini dapat digunakan untuk berlatih jalan cepat setiap hari. Semoga penjelasan mengenai teknik gerakan jalan cepat ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan mengenai olahraga jalan cepat. (IND)