Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Mutasi yang Dapat Terjadi pada DNA

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA. Sumber: unsplash.com/SangharshLohakare.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA. Sumber: unsplash.com/SangharshLohakare.

Mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA? Mutasi DNA itu tidak sesederhana kisah tokoh di film Teenage Mutant Ninja Turtles atau Kura-kura Ninja yang awalnya kura-kura kecil tapi kemudian tercebur ke dalam cairan kimia.

Mutasi DNA itu butuh waktu dan bermacam-macam polanya. Namun hal itu dapat dipelajari dalam ilmu biologi. Mutasi DNA dipelajari karena bermanfaat untuk bidang lain, misalnya bioteknologi dan biomedis.

Mutasi Apa Saja yang Dapat Terjadi pada DNA?

Ilustrasi mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA. Sumber: unsplash.com/SangharshLokahare.

Dikutip dari Biologi Molekuler dan Sel, William Stansfield dan Kawan-kawan (2006:59), mutasi adalah perubahan materi genetik yang dapat diwariskan dan memunculkan bentuk-bentuk alternatif gen yang disebut alel.

Berdasarkan jenisnya, mutasi ada 2 macam, yaitu mutasi kromosom atau mutasi besar dan mutasi DNA atau mutasi kecil. Mutasi DNA juga dikenal dengan istilah mutasi gen. Mutasi pada DNA dibagi lagi menjadi beberapa jenis.

Berikut adalah jenis-jenis mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA:

  1. Mutasi salah arti atau missense mutation.

    Mutasi ini terjadi karena ada kesalahan kode DNA dan salah satu pasangan basa DNA diubah. Missense mutation mengakibatkan penggantian satu kodon sense dengan kodon sense lainnya sehingga mengubah asam amino yang dikodekan.

    Jika perubahan tersebut terjadi pada asam amino esensial, maka akan menghasilkan fenotip mutan.

  2. Mutasi bisu atau silent mutation.

    Mutasi bisu adalah perubahan dalam urutan kodon yang tidak dapat mengubah asam amino yang dikode oleh mutasi ini. Mutasi ini terjadi pada suatu pasangan basa dalam gen.

  3. Mutasi tanpa arti atau nonsense mutation.

    Mutasi ini menghasilkan salah satu dari ketiga kodon stop, yaitu UGA, UAA, dan UAG, sehingga polipeptida yang dihasilkan lebih pendek dibandingkan dengan polipeptida normal.

    Hampir semua mutasi ini mengakibatkan ketidakaktifan suatu protein sehingga menghasilkan fenotip mutan.

  4. Mutasi pergeseran kerangka-baca atau frameshift mutation.

    Mutasi ini terjadi karena adanya insersi atau delesi basa atau nukleotida di dalam daerah pengkode pada suatu gen. Frameshift mutation merupakan akibat dari hilangnya satu atau lebih nukleotida dalam suatu gen.

Baca juga : 4 Contoh Mutagen Fisika dan Pengertiannya

Itulah pembahasan tentang mutasi apa saja yang dapat terjadi pada DNA. Pengetahuan tentang mutasi DNA dapat memberi gambaran bahwa banyak sekali aktivitas dalam tubuh makhluk hidup yang tidak kasatmata. (lus)