Konten dari Pengguna

Jenis-jenis Penelitian Geografi yang Sering Digunakan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis-jenis Penelitian Geografi. Sumber: Pexels/Nataliya Vatikevich
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis-jenis Penelitian Geografi. Sumber: Pexels/Nataliya Vatikevich

Geografi adalah ilmu yang mempelajari berbagai aspek tentang planet Bumi, termasuk lingkungan, sosial, budaya dan ekonomi. Jenis-jenis penelitian geografi merupakan komponen penting dalam pemahaman tentang hal tersebut.

Seperti halnya penelitian lain, ilmu geografi juga membutuhkan penelitian yang bersifat alamiah. Dimana tujuannya untuk mencari, mengkaji, dan menganalisis temuan data yang sesuai dengan kebutuhan.

Jenis-jenis Penelitian Geografi

Ilustrasi Jenis-jenis Penelitian Geografi. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko

Penelitian memiliki banyak jenis, namun dalam penelitian geografi ada tiga jenis yang sering digunakan. Dikutip dari Buku Metodologi Penelitian, Diana dkk, (2022: 16), berikut jenis-jenis penelitian geografi tersebut.

1. Penelitian Eksplanatif

Jenis penelitian eksplanatif adalah penelitian yang menjelaskan mengapa sebuah peristiwa terjadi. Ini menggunakan variabel yang berkaitan dengan objek untuk menjelaskan peristiwa tersebut.

Pada penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat antara berbagai varibel atau fenomena. Fokus utama dari penelitian eksplanatif yaitu mengungkapkan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi.

2. Penelitian Eksploratif

Selanjutnya, penelitian eksploratif yaitu jenis yang ingin mencari tahu gejala atau peristiwa yang sedang terjadi. Penelitian ini perlu penjajakan, artinya harus melakukan eksplorasi terhadap objek penelitian. Contohnya, dengan wawancara.

Apabila dikaitkan dengan penelitian geografi, eksploratif juga mencari tahu peristiwa geosfer yang terjadi. Caranya dengan melakukan wawancara warga masyarakat, mengamati objek dan lainnya.

3. Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif mengkaji bagaimana peristiwa dapat terjadi. Pada penelitian ini mencari tahu lebih jauh proses terjadinya sebuah peristiwa secara terperinci dan akurat. Dalam penelitian deskriptif juga menggunakan variabel yang berkaitan dengan objek penelitian.

Apabila dikaitkan dengan penelitian geografi, deskriptif ingin menjelaskan peristiwa geosfer. Selain itu, deskriptif juga menjelaskan penyebab sebuah peristiwa dapat terjadi.

Sifat-sifat Penelitian Geografi

Ilustrasi Jenis-jenis Penelitan Geografi. Sumber: Pexels/Monstera

Selain jenis-jenisnya, terdapat lima sifat-sifat penelitian geografi yaitu.

  1. Ilmiah: sifat ini menggunakan metode ilmiah untuk pencarian data yang menjadikan ilmu geografi sebagai landasan teori untuk analisisnya.

  2. Berbasis penemuan: ini berarti dilakukan karena adanya temuan masalah baik yang berkaitan dengan manusia maupun objek kajian lainnya.

  3. Berbasis pengembangan: penelitian geografi dilakukan untuk memperluas dan memperdalam kajian ilmu, khususnya dalam lingkungan geosfer yang dilakukan dengan analisis mendalam.

  4. Menguji kebenaran: artinya penelitian harus bisa dijamin keakuratan data dan faktanya. Maka dari itu diperlukan uji kebenaran yang bersifat wajib untuk seluruh penelitian geografi.

Baca juga: 5 Jenis Penelitian Deskriptif beserta Ciri-cirinya

Itulah jenis-jenis penelitian geografi yang sering digunakan beserta sifat-sifatnya yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan dalam suatu jenis penelitian. (ERI)