Jenis-jenis Start dalam Lari Jarak Pendek

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lari merupakan cabang olahraga atletik yang sangat populer. Salah satu jenis lari yang juga banyak digemari adalah lari jarak pendek. Pada jenis ini, lari jarak pendek menggunakan start jongkok saat pertandingan umum.
Dikutip dari buku Olahraga oleh Rudobertus Talan, dkk (2023:106), lari jarak pendek adalah nomor lari yang dipertadingkan pada jarak 100 m, 200 m, dan 400 m. Lari ini juga sering disebut sebagai lari sprint.
Jenis-jenis Start dalam Lari Jarak Pendek
Umumnya, lari jarak pendek menggunakan start jongkok. Namun, dalam tekniknya, start yang digunakan tersebut memiliki jenis-jenis yang berbeda. Berikut penjelasan mengenai start yang digunakan dalam lari jarak pendek.
1. Long Start atau Start Panjang
Pertama, terdapat start panjang atau long start. Jenis start ini cukup jaranh dipakai oleh para atlet masa kini. Start ini akan digunakan pada kompetisi lari yang tidak terlalu panjang. Berikut cara melakukan start panjang pada umumnya:
Start panjang dilakukan dengan meletakkan kaki yang berjarak 50-70 cm antara ibu jari dan garis start.
Lutut kaki belakang berada di samping tumit kaki depan. Posisi kaki harus jinjit.
Kedua tangan berada di belakang garis start dengan empat jari rapat dan ibu jari membentuk huruf V yang terbalik.
2. Medium Start atau Start Menengah
Selanjutnya terdapat start menengah atau medium start. Start jenis ini adalah sikap yang paling banyak diterapkan oleh para pelari. Hal ini disebabkan, start menengah menjamin keseimbangan badan dengan dan posisi panggul tidak terlalu tinggi.
Start menengah biasanya diperuntukkan untuk pelari yang memiliki kaki sedikit panjang. Berikut teknik melakukan start menengah:
Start menengah diawali dengan meletakkan ibu jari kaki yang berjarak sekitar 40-55 cm.
Posisi kaki kiri berada di depan dengan lutut kaki kanan berada di belakang kaki kiri.
Kedua tangan memiliki posisi di belakang start dengan empat jarinya membentuk V terbalik.
3. Bunch Start atau Start Pendek
Terakhir terdapat start pendek atau bunch start. Jenis ini diketahui debagai teknik start yang cocok untuk gerakan meluncur. Biasanya, start pendek sangat disukai oleh pelari profesional tingkat internasional. Berikut langkah-langkah melakukannya:
Start pendek diawali dengan mengatur jarak antara ibu jari kaki depan dan belakang sekitar 25-30 cm.
Posisi kaki kiri berada di depan lutut kaki kanan yang sejajara dengan satu kepal kaki kiri.
Kedua tangan harus berada di belakang garis dengan membentuk V terbalik.
Ketika aba-aba 'siap', panggul diangkat dengan posisi pelari yang harus tegak.
Baca Juga: 4 Manfaat Lari Jarak Pendek untuk Tubuh Manusia
Pada umumnya, lari jarak pendek menggunakan start jongkok. Namun dalam menerapkannya, start jongkok sendiri dibagi menjadi bebrapa macam seperti pembahasan di atas. Semoga bermanfaat! (NUM)
