Jenis-jenis Tawuran beserta Faktor Penyebabnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tawuran adalah contoh perilaku negatif yang ada di masyarakat, meski terkesan sudah tidak zaman lagi. Akan tetapi, di beberapa kota tawuran masing sering terjadi, jenis-jenis tawuran dan faktor penyebabnya juga sangat beragam.
Bahkan tidak jarang tawuran yang timbul di masyarakat hanya disebabkan oleh hal-hal sepele. Sebagai contoh adalah saling ejek, atau bahkan tawuran timbul karena adanya provokasi dari pihak lain yang memiliki kepentingan terselubung.
Pengertian dan Jenis-jenis Tawuran
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata tawuran dibentuk dari kata tawur yang memiliki arti perkelahian beramai-ramai atau perkelahian massal. Sehingga perkelahian yang melibatkan kelompok dengan kelompok bisa disebut dengan tawuran.
Jenis-jenis tawuran yang ada dan berkembang di masyarakat sendiri ada banyak jenisnya. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut.
Tawuran pelajar antar dua kelompok pelajar yang berbeda yang didasari karena rasa permusuhan dan persaingan yang sudah terjadi sejak lama
Tawuran pelajar antara dua kelompok pelajar, yang mana salah satu kelompok berasal dari satu sekolah yang sama sedangkan kelompok lainnya berasal dari beberapa sekolah dan bergabung menjadi satu
Tawuran antar kelompok masyarakat. Misalnya, desa A dengan desa B yang sering dipicu oleh perselisihan dan salah paham
Tawuran antar suku. Biasanya, ini terjadi di pedalaman yang masyarakatnya masih memiliki sifat kesukuan yang tinggi.
Baca juga: Mengenal 5 Contoh Konflik di Sekolah yang Harus Dihindari
Penyebab Tawuran
Secara umum, ada banyak sekali faktor penyebab dari timbulnya tawuran di kalangan masyarakat. Mulai dari rendahnya kualitas sumber daya manusia serta hal-hal lainnya.
Dikutip dari buku Sosiologi: Memahami dan Mengkaji Masyarakat, Janu Murdiyatmoko, (Grafindo) dijelaskan bahwa faktor penyebab tawuran adalah sebagai berikut.
1. Kontrol Diri Lemah
Faktor pertama yang memicu timbulnya tawuran di kalangan masyarakat adalah kontrol diri yang lemah atau kurang. Kebanyakan mereka yang ikut dalam tawuran tidak bisa mengendalikan emosi dalam diri.
2. Krisis Identitas
Penyebab tawuran lainnya, terutama di kalangan remaja atau pelajar adalah krisis identitas. Kebanyakan dari mereka tidak bisa membedakan dan menemukan nilai positif yang ada di dalam diri masing-masing.
3. Pengaruh Lingkungan
Faktor lainnya adalah lingkungan, karena tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan memegang peranan yang sangat penting. Lingkungan yang baik dan kondusif akan membentuk masyarakat yang baik pula, begitu pun sebaliknya.
Secara umum, jenis-jenis tawuran tergantung pada siapa yang melakukan tawuran serta ada beberapa penyebab utama dari tawuran yang sebenarnya bisa dicegah dengan melakukan hal-hal positif. (WWN)
