Konten dari Pengguna

Jenis Pelaku Ekonomi dan Perannya dalam Perekonomian Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis pelaku ekonomi dan perannya dalam perekonomian Indonesia. Sumber: Pixabay/Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis pelaku ekonomi dan perannya dalam perekonomian Indonesia. Sumber: Pixabay/Pexels

Pelaku ekonomi yaitu semua pihak yang melakukan kegiatan ekonomi baik itu perorangan maupun organisasi atau masyarakat pada umumnya. Siapa saja yang berperan sebagai pelaku ekonomi?

Secara garis besar, pelaku ekonomi terdiri dari empat yaitu rumah tangga, masyarakat, perusahaan, dan pemerintah. Masing-masing memiliki peran dalam lingkup kegiatan ekonomi.

Siapa Saja yang Berperan sebagai Pelaku Ekonomi?

Ilustrasi siapa saja yang berperan sebagai pelaku ekonomi?. Sumber: Pixabay/Vika_Glitter

Pelaku ekonomi adalah seseorang, perusahaan, atau organisasi yang memiliki pengaruh terhadap motif ekonomi dengan memproduksi, membeli, atau menjual. Lalu, siapa saja yang berperan sebagai pelaku ekonomi?

Dalam buku Pengantar Ilmu Ekonomi oleh Tri Sulistyani, S.E., M.M., dkk (2023:17-24) pelaku ekonomi di Indonesia jika digolongkan berdasarkan jenisnya terbagi menjadi rumah tangga, perusahaan, dan pemerintah. Ketiganya memiliki peran yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya.

1. Rumah Tangga Keluarga

Rumah tangga sebagai ruang lingkup terkecil yang kemudian turut membangun masyarakat luas. Rumah tangga sebagai pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya.

Sebagai pelaku ekonomi dalam hal ini rumah tangga konsumen memiliki 2 peran, yaitu:

  • Sebagai Pelaku Produksi

Peran rumah tangga sebagai pelaku produksi dapat dilihat dari pemanfaatan tenaganya untuk perusahaan atau instansi pemerintah. Selain itu usaha yang dapat dijalankan dalam ruang lingkup rumah tangga dinamakan UMKM.

  • Sebagai Pelaku Konsumsi

Peran rumah tangga dapat dilihat dari pemanfaatan produk, baik barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Dalam mendapatkan penghasilan, rumah tangga keluarga memanfaatkan faktor produksi yaitu tenaga untuk dijual pada rumah tangga perusahaan.

2. Rumah Tangga Produsen

Ruman tanggga produsen memiliki peran penting di masyarakat yaitu sebagai pelaku ekonomi yang menyediakan barang atau jasa bagi rumah tangga konsumen. Rumah tangga produsen dapat dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu BUMN, BUMS, dan koperasi.

Adapun peran rumah tangga produsen yaitu:

  • Sebagai penghasil barang atau jasa.

  • Memanfaatkan berbagai faktor produksi yang ada pada rumah tangga konsumsi untuk melakukan proses produksi.

  • Memohon kredit modal kerja kepada lembaga keuangan untuk membangun atau mengembangkan usahanya.

  • Menentukan pembelian berbagai barang modal dan stok barang lainnya.

  • Sebagai penyalur barang atau jasa (distributor).

  • Menambah pendapatan negara melalui pajak rumah.

3. Perusahaan

Perusahaan merupakan organisasi usaha yang dibentuk untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Peran perusahaan sebagai pelaku ekonomi lebih luas, karena dapat berperan sebagai produsen, distributor, dan konsumen.

  • Peran sebagai produsen: telah menjadi tempat berlangsungnya produksi.

  • Peran sebagai distributor: perusahaan berupaya agar suatu produk yang diproduksi bisa sampai ke tangan konsumen. Perusahaan ritel bertugas memasarkan dan menjual produk dari perushaan.

  • Peran sebagai konsumen: perusahaan harus memenuhi kebutuhan bahan baku (persediaan) untuk produksi.

4. Pemerintah

Selain rumah tangga dan perusahaan, pelaku ekonomi yang sangat penting perannya adalah pemerintahan. Perekonomian yang berlangsung di Indonesia harus terkendali dengan berbagai kebijakan yang menguntungkan untuk produsen, konsumen, atau distributor.

Peran utama pemerintah sebagai pelaku ekonomi adalah mengendalikan perekonomian dengan berbagai kebijakan ekonomi untuk memakmurkan warga negaranya.

Adapun peran pemerintah yaitu:

  • Membuat kebijakan fiskal dan kebijakan moneter.

  • Membuat peraturan keuangan internasional.

  • Berperan juga sebagai produsen dan konsumen.

  • Kebijakan dalam mengatur perekonomian dengan menjaga stabilitas harga barang dan jasa, menyediakan kebutuhan pokok, sarana dan prasarana publik, dan lain sebagainya.

  • Menciptakan investasi umum, misalnya menyediakan sarana jalan raya dan juga jembatan.

  • Penarikan pajak langsung dan juga tidak langsung.

  • Melakukan pinjaman dari luar negeri untuk membantu pembiayaan pembangunan dalam negeri.

  • Menyediakan kebutuhan uang kartal bagi masyarakat, dan lain sebagainya.

5. Rumah Tangga Luar Negeri

Tidak dapat dipungkiri bahwa negara lain juga berperan bagi perekonomian di Indonesia. Karena suatu negara tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, sehingga membutuhkan negara lain untuk mencukupi kebutuhannya.

Adapun peran dari rumah tangga luar negeri bagi perekonomian di dalam negeri yaitu sebagai konsumen, produsen, investor, pertukaran tenaga kerja, pemberi pinjaman luar negeri.

Sebagai konsumen yaitu dalam kegiatan impor yang dilakukan rumah tangga luar negeri terhadap produk dalam negeri. Sedangkan sebagai produsen yaitu membantu untuk memenuhi kebutuhan suatu negara yang tidak dapat memproduksi barang dan jasa (ekspor).

6. Lembaga Keuangan

Lembaga keungan yakni segala pihak yang melakukan kegiatan keuangan, baik bank maupun bukan bank, untuk membantu meningkatkan perekonomian suatu negara.

Lembaga keuangan menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk produk simpanan dengan memberikan suku bunga deposito kepada masyarakat. Seperti tabungan berjangka, tabungan sekolah, tabungan haji, deposito, safe deposito box, dan produk-produk lainnya.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Kerjasama Ekonomi Multilateral

Demikian ulasan dari pertanyaan, siapa saja yang berperan sebagai pelaku ekonomi di Indonesia. Dengan memahami pengertian dan contohnya di atas, bisa lebih tahu berbagai kegiatan ekonomi yang terjadi. (MRZ)