Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan Berdasarkan Strukturnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kaidah kebahasaan teks tanggapan perlu diketahui untuk menghasilkan teks yang sesuai dengan tujuannya. Teks tanggapan menyangkut karya orang lain sehingga diharapkan terjadi diskusi yang membangun.
Tanggapan dibutuhkan agar suatu karya atau kebijakan bertambah baik. Karena itu, penggunaan kata-kata atau kalimatnya harus ditata agar mudah dipahami dan diterima sebagai masukan yang berharga.
Ketahui Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan
Dikutip dari Materi Umum Bahasa Indonesia SMP, Hari Wibowo dan Iin Hendriyani (2018:22), teks tanggapan adalah teks yang berisi pendapat berupa kritik, sanggahan, atau pujian dari peristiwa, fenomena, ucapan, perbuatan atau karya.
Sedangkan kaidah kebahasaan adalah aturan-aturan yang digunakan dalam bentuk kata atau kalimat sebagai ciri teks tersebut. Dengan pembeda ini, pembaca akan tahu bahwa teks yang sedang dibacanya tidak sedang mengajak atau lainnya, tapi sedang memberi tanggapan.
Struktur teks tanggapan memengaruhi kaidah kebahasaan yang diterapkan dalam teks anggapan. Berikut adalah pembahasan tentang kaidah kebahasaan teks tanggapan berdasarkan strukturnya.
1. Struktur Teks Tanggapan
Struktur teks tanggapan terdiri dari:
Pengenalan isu, yang bentuknya dapat berupa pernyataan umum.
Paparan argumen yang dapat berupa dukungan atau penentangan, yang disertai dengan sejumlah alasan.
Teks akhir yang dapat berupa rekomendasi, penegasan kembali, atau penilaian terhadap sesuatu yang telah diputuskan.
2. Kaidah Kebahasaan dari Teks Tanggapan
Berdasarkan struktur teks tanggapan tersebut, berikut adalah kaidah kebahasaan yang dapat diterapkan.
Banyak menggunakan konjungsi penerang
Ini sesuai dengan pengenalan isu yang ada pada struktur di atas. Beberapa kata yang digunakan untuk menyertai kalimat dalam memberi penjelasan kepada pembaca, antara lain bahwa, yakni dan yaitu.
Banyak menggunakan konjungsi penyebaban
Konjungsi yang digunakan untuk memberikan sejumlah alasan yang mendukung atau menolak teks penulis yang sedang ditanggapi seperti pada struktur kedua, antara lain karena, sebab, maka.
Menggunakan pernyataan-pernyataan yang dapat berupa saran atau rekomendasi pada bagian akhir teks
Saran atau rekomendasi pada bagian akhir teks dapat menggunakan kata harus, jangan, atau hendaknya.
Kaidah kebahasaan teks tanggapan diwarnai dengan penempatan konjungsi yang tepat agar terdapat kesinambungan yang sesuai antarkalimat. Kaidah kebahasaan yang benar akan menghindarkan teks tanggapan dari kesalahpahaman. (lus)
Baca juga: Contoh Persuasi, Ciri dan Struktur Teks Persuasi
