Konten dari Pengguna

Kekurangan Bioteknologi Konvensional beserta Kelebihan dan Contoh Produknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bioteknologi konvensional. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bioteknologi konvensional. Foto: Pixabay.

Bioteknologi adalah ilmu yang memanfaatkan agen hayati untuk menghasilkan suatu produk, baik berupa barang atau jasa. Bioteknologi sendiri dibagi menjadi dua bagian, yaitu bioteknologi tradisional dan modern. Kelebihan dan kekurangan bioteknologi konvensional bisa diketahui dan diamati melalui penelitian.

Tidak hanya bioteknologi konvensional, bioteknologi modern pun mempunyai kekurangan dan kelebihannya sendiri. Bahkan terdapat perbedaan antara bioteknologi tradisional dan modern yang harus diketahui oleh khalayak umum.

Kekurangan Bioteknologi Konvensional beserta Kelebihannya

Ilustrasi bioteknologi konvensional. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Kompetensi Dasar Olimpiade Sains Nasional Geografi, Rika Harini, ‎Nugroho Christanto, ‎Muh Aris Marfai (2018:24), kelebihan dan kekurangan bioteknologi konvensional memiliki potensi besar bagi banyak aspek dalam sektor pertanian, produktivitas tanaman dan hewan, stabilitas hasil, serta kelestarian lingkungan.

Untuk bisa memahaminya dengan baik, berikut beberapa kekurangan serta kelebihan dari bioteknologi konvensional yang harus diketahui.

1. Kekurangan

Bioteknologi konvensional mempunyai beberapa kekurangan, seperti:

  • Perbaikan sifat genetika yang tidak terarah

  • Tidak bisa mengatasi masalah ketidaksesuaian

  • Memerlukan waktu relatif lama untuk menghasilkan alur baru

  • Seringkali tidak dapat mengatasi alam dalam sistem budidaya tanaman seperti hama

  • Dapat menurunkan plasma nutfah

  • Bisa mengganggu keseimbangan ekosistem

2. Kelebihan

Kelebihan bioteknologi konvensional memang tidak sebanding dengan kelebihan bioteknologi modern. Berikut beberapa kelebihan dari bioteknologi tersebut.

  • Menggunakan teknologi sederhana

  • Relatif mudah digunakan

  • Pengaruh jangka panjang sudah bisa diketahui

  • Dapat membuat makanan dan minuman menjadi tahan lama

  • Menghemat biaya pada saat produksi berlangsung

  • Bisa menciptakan sumber makanan baru yang lebih fresh dan terjamin

Contoh Produk Bioteknologi Konvensional

Ilustrasi bioteknologi konvensional. Foto: Pixabay.

Bioteknologi konvensional atau tradisional juga bisa menghasilkan suatu produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Berikut beberapa produk yang dihasilkan dari bioteknologi konvensional yang harus diketahui.

  1. Tape

  2. Roti

  3. Kecap

  4. Tempe

  5. Keju

  6. Mentega

  7. Nata de coco

  8. Sayuran fermentasi seperti acar

  9. Oncom

  10. Yogurt

  11. Tauco

Baca Juga: Mengenal Fermentasi Alkohol pada Respirasi Anaerob beserta Pemanfaatannya

Itu dia penjelasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan bioteknologi konvensional beserta beberapa produk yang dihasilkannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, dan selamat belajar.

(LFP)