Kelas Mollusca, Klasifikasi dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelas Mollusca terdiri dari beberapa macam yang dibagi berdasarkan ciri-ciri tertentu. Klasifikasi dalam dunia hewan dibuat untuk mempermudah mempelajari segala aspek dalam kehidupan hewan tersebut.
Hasil penelitian tersebut digunakan untuk memilih cara yang tepat dalam memanfaatkan atau justru memusnahkan hewan tertentu. Mollusca sendiri dibagi menjadi beberapa kelas yang menarik untuk diketahui.
Kelas Mollusca
Dikutip dari Biologi Interaktif untuk SMA/MA, Tetty Setiowati dan Deswaty Furqonita (2007:136), Mollusca atau Moluska adalah kelompok hewan bertubuh lunak atau tidak bersegmen.
Ciri-ciri umum Mollusca adalah bercangkang luar meski ada yang tidak, bersifat kosmopolit karena mudah ditemukan, memiliki sistem organ lengkap, serta merupakan kingdom Animalia terbesar setelah filum Arthropoda.
Berikut adalah pembagian kelas Mollusca berdasarkan struktur kaki dan cangkang, beserta ciri-ciri khususnya.
1. Kelas Amphineura
Ciri-ciri kelas Amphineura adalah:
Merayap di dasar laut.
Memliki kaki yang berfungsi untuk melekatkan diri.
Umumnya tidak peka terhadap cahaya.
Memiliki pori-pori di punggung dengan mata mikroskopis yang peka terhadap cahaya.
Terdiri dari ordo Polyplacophora yang memiliki cangkang luar berupa delapan keping kapur dan Aplachopra yang tidak bercangkang dan seperti cacing.
2. Kelas Pelecypoda
Ciri-ciri kelas Pelecypoda adalah:
Berkaki pipih dan memiliki 2 belah cangkang sehingga disebut juga kelas Bivalvia. Kedua cangkang dipegang oleh otot oduktor.
Bernapas dengan insang yang berlapis-lapis sehingga masuk kelas Lamellibranchiata juga.
Hidup di dasar laut dengan membenamkan diri di pasir, lumpur, atau kerangka karang.
Cangkangnya terdiri dari lapisan periostrakum, prismatik, dan nakeas. Nakeas merupakan lapisan mutiara yang tersusun atas kristal CaCO₃ halus.
Terdiri dari kerang raksasa (Tridachna gigas), tiram sejati (Ostrea sp.), remis air tawar (Corbicula leana) dan cacing kapal (Teredo sp.).
3. Kelas Gastropoda
Ciri-ciri kelas Gastropoda adalah:
Merupakan Mollusca yang paling banyak jenisnya dengan sebutan keong atau siput.
Menggunakan perut sebagai kaki yang berkontraksi dari depan ke belakang sambil menghasilkan lendir.
Umumnya memiliki jenis kelamin terpisah atau gonokhoris.
Gastropoda laut tidak bercangkang.
4. Kelas Schapopoda
Ciri-ciri kelas Schapopoda adalah:
Merupakan Mollusca yang paling sedikit jenisnya dengan sebutan siput gading.
Hidup di laut dan terbenam di di pasir atau lumpur.
Memiliki cangkang berbentuk silinder.
5. Kelas Chepalopoda
Ciri-ciri kelas Chepalopoda adalah:
Memiliki kaki di bagian kepala yang berupa tentakel dan juga berfungsi untuk menangkap makanan.
Hidup si laut dan menyemprotkan tinta untuk menghindari musuh.
Memiliki sel pembawa warna atau kromatofora sehingga seperti bunglon.
Terdiri dari ordo Tetrabranchiata dan Dibranchiata. Contoh Dibranchiata adalah cumi-cumi, sotong, dan gurita.
Baca juga: Ciri-ciri Crustacea dan Klasifikasinya
Demikianlah pembahasan tentang kelas Mollusca, yang merupakan klasfikasi berdasarkan struktur kaki dan cangkang. Sebagian Mollusca merupakan seafood yang lezat dan bergizi. (lus)
