Konten dari Pengguna

Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kelebihan dan kekurangan desentralisasi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Tom Fisk
zoom-in-whitePerbesar
Kelebihan dan kekurangan desentralisasi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ Tom Fisk

Desentralisasi adalah unsur penting yang dalam menjalankan pemerintah daerah. Namun, terdapat kelebihan dan kekurangan desentralisasi yang dijalankan di Indonesia.

Dikutip dari buku Hukum Pemerintahan Daerah dalam Perspektif Kajian Pengelolaan Potensi Lokal oleh Dr. Azmi Fendri, dkk (2018:32) desentralisasi adalah suatu cara pemerintahan yang sebagian kekuasaan mengatur dan mengurus dari pemerintah pusat yang diserahkan kepada kekuasaan-kekuasaan bawahan.

Kelebihan dan Kekurangan Desentralisasi

Kelebihan dan kekurangan desentralisasi. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Desentralisasi yang dilakukan di Indonesia telah diatur dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004. Akan tetapi, hal tersebut tidak akan lepas dari kelebihan dan kekurangan desentralisasi yang telah dilakukan selama ini.

1. Kelebihan Desentralisasi

  • Sistem desentralisasi dapat memberikan fleksibiltas terhadap pemusatan kekuasaan. Sebab, dengan adanya sistem ini maka kebutuhan masyarakat yang mendesak dapat teratasi dengan cepat.

  • Memberikan pengaruh yang efektif dalam sistem birokrasi. Sehingga, akan memberikan keuntungan bagi organisasi yang berpartisipasi.

  • Mampu meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pemerintahan daerah. Sebab, memiliki wewenang yang lebih luas dalam hal pelayanan publik.

  • Mampu menciptakan etos kerja yang tinggi disertai dengan komitmen dan produktivitas yang meningkat.

  • Mampu mengurangi beban pemerintah pusat.

  • Mampu mempercepat alur birokrasi yang membuat keputusan dapat dilaksanakan dengan cepat.

  • Membuat pemerintah daerah lebih responsif dalam mengatasi masalah yang mendesak.

  • Sistem desentralisasi dapat mempermudah penyesuaian diri pada kebutuhan dan kepentingan khusus di suatu daerah.

  • Mencegah risiko terjadinya kesewenang-wenangan dari pemerintah pusat.

  • Pemerintah memiliki kekuasaan dalam pengambilan keputusan yang lebih besar.

  • Memberikan kualitas pelayanan publik yang leboih baik dan lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga, pemerintah dapat memahami karakter suatu masyarakat dalam menghadapi masalah.

Kekurangan Desentralisasi

  • Menciptakan struktur pemerintahan yang lebih kompleks hingga dapat memperumit koordinasi.

  • Memungkinkan terganggunya keseimbangan suatu kepentingan.

  • Memicu munculnya sifat kedaerahan atau kecintaan pada daerah sendiri secara berlebihan.

  • Mampu mempersulit sebuah diskusi mengenai suatu permasalahan yang dapat lebih bertele-tele.

  • Membutuhkan biaya yang cukup besar dan cukup sulit untuk disamakan antara daerah satu dengan daerah lain.

Baca Juga: 5 Contoh Pajak Daerah Berdasarkan Undang-Undang

Kelebihan dan kekurangan desentralisasi seperti penjelasan di atas dapat dijadikan referensi dalam memahami pembagian kekuasaan. Semoga bermanfaat! (NUM)