Konten dari Pengguna

Kenali Cara Kerja Kertas Lakmus sebagai Alat Uji

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara kerja kertas lakmus. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara kerja kertas lakmus. Sumber: www.unsplash.com

Kertas lakmus adalah alat yang sering digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari laboratorium kimia hingga di rumah tangga, untuk menguji keasaman atau kebasaan suatu larutan. Cara kerja kertas lakmus sebagai alat uji yang bersifat asam dan basa adalah dengan mencelupkan ke dalam larutan air yang mengandung asam.

Mengutip buku Big Book Kimia SMA Kelas 1, 2, & 3, Ir. Omang Komarudin, ‎Mocha (2015:208), lakmus adalah suatu kertas dari bahan kimia yang akan berubah warna jika dicelupkan ke dalam laturan asam atau basa.

Pada larutan asam, lakmus biru menjadi merah dan lakmus merah tetap merah. Sedangkan pada larutan basa, lakmus merah menjadi biru dan lakmus biru tetap menjad biru.

Kenali Cara Kerja Kertas Lakmus yang Efektif

Ilustrasi cara kerja kertas lakmus. Sumber: www.unsplash.com

Alat ini telah menjadi salah satu pilar dalam dunia ilmu pengetahuan dan aplikasinya sangat luas. Namun, bagaimana sebenarnya cara kerja kertas lakmus sebagai alat uji?

Kertas lakmus merupakan sejenis kertas yang telah direndam dalam campuran pigmen dari ekstrak lumut khusus yang disebut dengan lakmus. Pigmen ini memiliki sifat yang sensitif terhadap perubahan pH (konsentrasi ion hidrogen) dalam larutan.

Cara kerja kertas lakmus sangat sederhana, tetapi efektif. Berikut penjelasannya.

  1. Ketika kertas lakmus direndam dalam suatu larutan, pigmen lakmus pada kertas akan bereaksi dengan ion hidrogen (H+) atau ion hidroksida (OH-) dalam larutan tersebut.

    Apabila larutan bersifat asam, ion H+ akan mendominasi dan menyebabkan kertas lakmus berubah warna menjadi merah.

  2. Jika larutan bersifat basa, ion OH- akan mendominasi dan menyebabkan kertas lakmus berubah warna menjadi biru. Jika larutan bersifat netral, kertas lakmus akan tetap berwarna aslinya atau hanya sedikit berubah warna.

    Dengan demikian, berdasarkan perubahan warna kertas lakmus setelah direndam dalam larutan, kita dapat mengetahui apakah larutan tersebut bersifat asam, basa, atau netral.

Baca juga: Mengenal Unsur yang Tergolong Unsur Metaloid

Manfaat Kertas Lakmus

Ilustrasi cara kerja kertas lakmus. Sumber: www.unsplash.com

Kertas lakmus memiliki manfaat yang sangat penting dalam dunia ilmu pengetahuan dan juga kehidupan sehari-hari. Beberapa manfaat utamanya antara lain:

1. Menguji Keasaman atau Kebasaan Larutan

Manfaat utama kertas lakmus adalah sebagai alat uji untuk menentukan apakah suatu larutan bersifat asam, basa, atau netral.

2. Digunakan dalam Laboratorium

Kertas lakmus sering digunakan dalam laboratorium kimia untuk menguji pH suatu larutan sebagai bagian dari proses analisis kimia.

3. Penggunaan di Rumah Tangga

Selain di laboratorium, kertas lakmus juga sering digunakan di rumah tangga untuk menguji keasaman atau kebasaan larutan, seperti air minum atau cairan pembersih.

Kertas lakmus adalah alat yang sangat berguna dalam menguji keasaman atau kebasaan suatu larutan. Dengan memahami cara kerja kertas lakmus, siapa pun dapat dengan mudah menentukan sifat suatu larutan tanpa perlu menggunakan peralatan yang rumit atau mahal.(VAN)