Konten dari Pengguna

Mengenal Unsur Metaloid dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi unsur metaloid adalah. Sumber foto: Pixabay/ColiN00B
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi unsur metaloid adalah. Sumber foto: Pixabay/ColiN00B

Unsur metaloid adalah bentuk klasifikasi jenis unsur berdasarkan sifatnya. Jenis ini dapat disebut juga sebagai unsur peralihan. Adapun beberapa contoh metaloid adalah boron dan silikon.

Metaloid termasuk unsur semikonduktor yang baik. Unsur tersebut biasanya lunak dan liat. Selain itu, semua unsur metaloid dapat berwujud apabila berada di suhu kamar.

Mengenal Unsur Metaloid beserta Contohnya

Ilustrasi unsur metaloid adalah. Sumber foto: Pixabay/ColiN00B

Mengutip buku Kimia SMA/MA Kelas X (Diknas), Suyatno, dkk, (hal.86), unsur metaloid adalah unsur semilogam yang mempunyai sifat antara logam dan non logam. Pada suhu rendah, unsur metaloid tidak menghantarkan arus listrik dengan baik. Sedangkan pada suhu tinggi, sifat hantaran listriknya semakin meningkat.

Metaloid dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis unsur. Di bawah ini adalah penjelasan tentang contoh unsur metaloid yang menarik untuk dipelajari.

1. Boron (B)

Boron mempunyai sifat konduktor listrik jika berada pada suhu tinggi. Boron dapat digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api. Selain itu, senyawa-senyawa boron lainnya juga bisa dimanfaatkan dalam pembuatan kaca borosilica maupun penyembuhan artritis.

2. Antimon (Sb)

Antimon merupakan konduktor listrik yang buruk. Kebanyakan antimon bersifat sangat beracun. Pemanfaatannya sangat beragam yaitu dapat digunakan untuk membuat detektor inframerah, dioda dan peralatan hall-effect. Antimon juga bisa menambah kekuatan baterai, logam anti friksi, maupun senjata ringan.

3. Silikon (Si)

Silikon murni berguna dalam pembuatan rangkaian terintegrasi, transistor, dan peranti elektronik. Hal ini disebabkan karena silikon termasuk semikonduktor yang baik. Bentuk silikon dapat berupa zat gas, cair, atau padat.

Menurut buku Cerdas Belajar kimia untuk Kelas X, Nana Sutresna, (2007:141-142), kegunaan silikon yang lain, yaitu sebagai silika gel yang berfungsi menyerap uap air karena bersifat higroskopis (mudah menyerap air). Silika gel biasa digunakan untuk mengurangi kelembapan pada peralatan laboratorium dan kemasan obat-obatan.

Silikon juga menyusun senyawa yang di- gunakan untuk membuat kaca dan gelas. Untuk jenis polimer silikon yang tersusun atas monomer SiCH memiliki sifat lentur, sehingga bisa dijadikan untuk membuat jaringan tubuh palsu, seperti hidung palsu.

Baca Juga: 10 Contoh Hidrokarbon Alifatik dalam Kimia

Jadi, unsur metaloid adalah unsur peralihan antara logam dan non logam. Jenis ini mempunyai sifat-sifat yang fungsional, sehingga banyak diaplikasikan sebagai bahan baku industri. (Riyana)