Kenali Penyebab Kemarau Basah yang Saat Ini Terjadi di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia memiliki iklim tropis. Pada kondisi tersebut, menjadikan di Indonesia hanya terdapat dua musim saja yaitu musim kemarau dan musim penghujan atau musim hujan. Hal tersebut menjadikan muncul pertanyaan mengenai apa penyebab kemarau basah?
Saat ini Indonesia seharusnya telah memasuki musim kemarau. Tetapi, di beberapa wilayah masih terjadi hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan musim yang dihadapi oleh Indonesia yaitu musim kemarau basah.
Apa Penyebab Kemarau Basah? Ini Penjelasannya
Dikutip dari buku Mengenal Iklim dan Cuaca di Indonesia, Budi Susilo, (32), musim merupakan waktu tertentu yang bertalian dengan keadaan iklim. Pada pengertian lain, musim merupakan pembagian waktu dalam setahun yang ditentukan oleh adanya perubahan cuaca, ekologi dan durasi penyinaran matahari.
Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis dengan adanya dua musim saja yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pada saat ini, seharusnya Indonesia memasuki musim kemarau. Tetapi dii sebagai wilaah Indonesia, masih terjadi hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi.
Hal ini menjadikan BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan sekarang ini terjadi musim kemarau basah.
Karena itu, banyak muncul pertanyaan di masyarakat mengenai penyebab kemarau basah di Indonesia itu apa saja? Berikut ini beberapa penyebabnya.
1. Suhu Permukaan Laut Lebih Hangat dari Normal
Penyebab yang pertama yaitu suhu permukaan laut lebih hangat dari kondisi normalnya. Pada kondisi ini, perairan yang ada di Indonesia menjadi lebih hangat yang menyebabkan adanya peningkatan penguapan.
2. La Nina
Penyebab kemarau basah yang kedua yaitu La Nina. La Nina merupakan fenomena pendinginan suhu muka laut di wilayah pasifik timur.
Hal tersebut menyebabkan adanya pemanasan di wilayah peraian Indonesia dan meniorong adanya peningkatan konveksi atau pembentukan awan hujan.
3. IOD Negatif (Indian Ocean Dipole)
Penyebab berikutnya yaitu IOD Negatif atau Indian Ocean Dipole. Kondisi ini terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Hindia bagian timur lebih hangat dibandingkan bagian baratnya. Kondisi ini akan memperkuat pembentukan awan dan hujan.
Itulah informasi mengenai apa penyebab kemarau basah yang saat ini banyak terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Semoga dapat menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat. (RFL)
Baca juga: Fenomena Kemarau Basah, Anomali Iklim yang Melanda Indonesia
