Kenali Tanda-Tanda Tidak Cocok Handbody di Kulit

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Membeli produk perawatan tubuh seperti handbody, harus menyesuaikan dengan jenis kulit dan permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, penting untuk tahu tanda-tanda tidak cocok handbody di kulit agar segera bisa menghentikan penggunaannya.
Handbody merupakan produk perawatan kulit yang bisa digunakan di seluruh tubuh terutama di area kering seperti tangan, kaki, siku, lutut dan tumit. Fungsi utama dari produk ini adalah melembapkan dan merawat kulit tumbuh. Handbody juga diformulasikan untuk berbagai jenis kulit sehingga manfaat utamanya bisa terasa.
Tanda-Tanda Tidak Cocok Handbody di Kulit, Segera Hentikan Pemakaian!
Dikutip dari buku A-Z tentang Kosmetik, Dewi Muliyawan dan Neti (2013), body lotion atau handbody adalah jenis pelembap yang paling ringan hingga bisa digunakan sepanjang hari.
Menggunakan handbody adalah salah satu rutinitas penting dalam perawatan tubuh. Sama halnya dengan produk skincare lainnya, ada aturan yang mesti diikuti untuk bisa mendapatkan manfaat dari produk ini. Salah satunya, wajib tahu bahan aktif terkandung di dalamnya dan juga jenis kulit.
Ada handbody yang dijual dilengkapi dengan SPF, ada juga bahan zat oklusif seperti petrolatum, minyam mineral yang sering digunakan di berbagai produk pelembap.
Walaupun produk handbody ini memiliki manfaat yang baik untuk kulit, sayangnya ada sebagian orang yang tidak cocok saat menggunakannya. Oleh karena itu, penting mewaspadai tanda-tanda tidak cocok handbody di kulit agar bisa segera menghentikan pemakaiannya.
Berikut sejumlah tanda-tanda kulit tidak cocok dengan handbody yang digunakan.
1. Gatal-Gatal
Salah satu tanda yang umum dialami bagi yang tidak cocok dengan produk handbody adalah gatal-gatal di kulit. Ketika mengoleskan hanbody, muncul rasa gatal yang berlebih dan tidak bisa ditahan. Hal ini menunjukkan tanda tidak wajar.
Munculnya gatal-gatal ini bisa saja karena ada kandungan pengawet atau wewangian di dalam produk. Beberapa kandungan yang memicu terjadinya tanda ini seperti BHA (Butylated Hydroxyanisole) dan DMD hydantoin yang berfungsi sebagai pengawet, diethyl phthalate atau wewangian.
2. Iritasi Kulit
Terjadinya iritasi kulit merupakan tanda tidak cocok penggunaan handbody. Gejalanya bisa berupa kemerahan, kulit mengelupas dan gatal. Apabila tidak ditangani dengan baik, iritasi ini bisa memburuk dan menjadi infeksi.
3. Kulit Menjadi Kering
Handbody harusnya memberikan efek melembapkan, tapi bagi yang tidak cocok maka kulit akan menjadi kering. Tak hanya kering, bagi sebagian orang membuat kulit terasa kasar.
4. Lengket di Kulit
Produk handbody dengan kualitas tidak baik atau memiliki kandungan minyak terlalu tinggi sering meninggalkan rasa lengket juga tidak nyaman saat dioles. Ini membuat kulit terasa lebih berat khususnya bagi pemilik kulit berminyak.
5. Alergi
Apabila setelah menggunakan handbody, muncul ruam merah, kulit terasa bengkak atau nyeri, ini adalah pertanda reaksi alergi. Umumnya alergi ini disebabkan oleh kandungan tertentu di dalam handbody.
Demikian ulasan tanda-tanda tidak cocok handbody yang patut diperhatikan. Penyebab umum terjadinya ketidakcocokan tersebut adalah kandungan di dalam produk terutama pewangi atau bahan kimia sintetis yang tidak ramah digunakan oleh kulit sensitif. (RAN)
Baca juga: 7 Makanan yang Mengandung Vitamin E dan Baik untuk Kesehatan Tubuh serta Kulit
