Konten dari Pengguna

Kesalahan Umum dalam Lompat Jangkit yang Penting Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

kesalahan umum dalam lompat jangkit. Sumber: pexels.com/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
kesalahan umum dalam lompat jangkit. Sumber: pexels.com/Andrea Piacquadio

Beberapa atlet sering melakukan kesalahan umum dalam lompat jangkit seperti posisi tubuh terlalu miring saat akan melakukan loncat. Oleh karena itu, penting untuk memahami teknik dasar lompat jangkit agar tidak salah gerakan.

Lompat jangkit adalah salah satu jenis olahraga yang biasa dimainkan dan termasuk cabang olahraga atletik. Ada yang mengatakan bahwa lompat jangkit sama dengan lompat jauh padahal keduanya berbeda. Perbedaannya terdapat pada gerakan ke papan tolakan.

Pengertian dan Kesalahan Umum dalam Lompat Jangkit

kesalahan umum dalam lompat jangkit. Sumber: pexels.com/Dapo Abideen

Nama lain dari lompat jangkit adalah lompat tiga yang artinya melompat tiga gerakan secara berurutan. Ketiga gerakan tersebut adalah hop (jingkat), step (langkah), dan jump (lompat). Adapun gerakan akhirnya adalah mendarat di kotak dengan pasir.

Mengutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan SMP Kelas IX, Drs. Muhajir, M.Ed., (2007:56), lompat jangkit atau jingkat sama halnya dengan lompat tinggi yang sering dilombakan dalam olahraga.

Pengertian lompat jangkit adalah gerakan lompat yang dimulai dari berjingkat, melangkah, dan melompat untuk mencapai jarak yang jauh.

Rangkaian urutan gerakan lompat jangkit harus dilakukan secara berurutan dari awalan, jingkat melangkah, dan akhiran berupa lompatan.

Ada beberapa kesalahan umum dalam lompat jangkit yang masih sering dilakukan oleh seorang atlet yaitu sebagai berikut.

  1. Langkah pada lompatan kedua terlalu pendek dan tidak terlihat seperti melayang.

  2. Jengkeknya hanya untuk menerima berat badan saja sehingga tidak bisa melentingkan tubuh agar membuat langkah lebar.

  3. Ketika melakukan tolakan, membentuk sudut yang terlalu lebar sehingga lompatan melambung tinggi.

  4. Jarak melakukan awalan terlalu pendek.

  5. Posisi tubuh terlalu miring.

  6. Gerakan awalan dipercepat hanya ketika akan melakukan tumpuan di balok.

  7. Kurang cepat dalam melakukan awalan.

  8. Panjang langkah tidak teratur.

  9. Pendaratan kurang sempurna.

  10. Tumit sangat kaku ketika akan melakukan pendaratan.

Agar terhindar dari kesalahan di atas, seorang atlet perlu terus melatih dirinya agar terbiasa dengan teknik dasar lompat jangkit. Teknik dasar lompat jangkit terdiri dari awalan (approach run), tolakan (take-off), dan sikap mendarat (landing).

Baca Juga: 10 Contoh Gerakan Manipulatif, Pengertian, dan Jenisnya

Dengan terus menerus berlatih, seorang atlet akan terhindar dari kesalahan umum dalam lompat jangkit di atas. Latihan yang intens akan membiasakan tubuh melakukan berbagai gerakan dalam lompat jangkit. (GTA)