Konten dari Pengguna

Ketahui Cara Mengukur Menggunakan Jangka Sorong yang Benar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengukur menggunakan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/stevepb
zoom-in-whitePerbesar
Cara mengukur menggunakan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/stevepb

Dalam mengukur suau benda, diperlukan alat ukur yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya adalah jangka sorong yang mampu mengukur diameter suatu benda. Cara mengukur menggunakan jangka sorong pun cukup mudah dilakukan.

Dikutip dari buku IPA Terpadu Jilid 1A oleh Mikrajuddi, dkk (2007:43) jangka sorong umumnya digunakan untuk mengukur besaran panjangnya kurang dari 1 mm. Selain itu, jangka sorong juga sanggup mengukur panjang hingga ketelitian 0, 1 mm.

Cara Mengukur Menggunakan Jangka Sorong

Cara mengukur menggunakan jangka sorong Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/ stevepb

Jangka sorong umumnya dipakai di beberapa bidang industri, seperti pada proses perancangan. Jangka ini memiliki dua versi, yaitu manual dan digital. Meskipun terdapat versi digital, cara mengukur menggunakan jangka sorong masih sering menerapkan cara manual.

Jangka sorong diketahui dapat mengukur diameter luar benda, kedalaman, hingga volumenya. Untuk mengetahui cara kerjanya, simak langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Pertama, sekrup pengunci pada jangka sorong harus dikendurkan lebih dulu.

  2. Kemudian, geser bagian rahang bawah jangka sorong ke kanan, sampai benda yang diukur seperti terjepit di antara kedua rahang.

  3. Pastikan juga saat rahang tertutup harus menunjukkan angka nol pada jangka sorong.

  4. Terakhir, lihat hasil yang ada pada garis jangka sorong untuk mengetahui hasilnya.

Bagian-bagian Jangka Sorong

Cara mengukur menggunakan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko

Sebelum menerapkan cara mengukur menggunakan jangka sorong, penting untuk mengetahui bagian-bagiannya. Agar lebih jelas, simak penjelasan mengenai jenis-jenis bagian pada jangka sorong berikut ini.

  1. Rahang dalam, merupakan bagian dari jangka sorong yang terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Bagian ini dapat digunakan untuk mengukur bagian luar benda.

  2. Rahang luar, yaitu bagian yang terdiri dari rahang tetap dan rahang geser. Fungsinya adalah untuk mengukur bagian dalam benda.

  3. Depth probe, adalah bagian jangka sorong yang berfungsi untuk mengukur kedalaman suatu benda.

  4. Skala utama, yaitu nilai pengukuran dalam bentuk cm.

  5. Skala inci, merupakan nilai pengukuran yang digunakan dalam satuan inci.

  6. Skala nonius, merupakan bagian jangka sorong yang memberikan nilai pengukuran dalam satuan mm.

  7. Pengunci, ialah bagian yang berfungsi untuk menahan bagian jangka sorong saat pengukuran berlangsung.

Baca Juga: Fungsi Jangka Sorong dan Cara Menggunakannya

Cara mengukur menggunakan jangka sorong pada umumnya sangat mudah. Selain itu, alat ini juga memiliki kelebihan dalam mengukur suatu benda. Mulai dari diameter hingga volume suatu benda. (NUM)