Ketahui Gejala Penyakit Muntaber dan Cara Pencegahan yang Perlu Dilakukan

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada umumnya, penyakit muntaber sering dikenal dengan istilah penyakit kolera. Gejala penyakit muntaber dan cara pencegahan wajib diketahui para orang tua agar bisa melakukan penanganan yang tepat.
Hal ini disebabkan karena penyakit muntaber rentan dialami oleh anak-anak. Lazimnya jenis penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri Vibrio cholerae karena kolera ini hidup di alam bebas, terutama di lingkungan perairan, seperti sungai, danau maupun sumur.
Gelaja Penyakit Muntaber
Mengutip dari buku Pintar Penanggulangan Wabah Penyakit Dunia dan Nasional karangan Yanuar dkk (23), gejala yang paling umum dari penyakit muntaber adalah diare. Diare yang terjadi akibat muntaber dapat dikenali dari tinja penderita yang cair dan berwarna pucat keputihan seperti susu atau air cucian beras.
Biasanya, diare ini terjadi secara tiba-tiba, disertai dengan sakit perut, seperti kram perut, mual, muntah, perasaan mengantuk dan kelelahan. Ada juga penderita muntaber yang mengalami diare parah, berkali-kali, hingga kehilangan cairan tubuh dengan cepat (dehidrasi).
Adapun beberapa gejala lain dari penyakit muntaber dapat diketahui sebagai berikut:
Mulut terasa kering
Merasa sangat haus
Tubuh terasa lesu atau letih Mata tampak cekung
Kulit berkerut dan kering
Urine yang keluar hanya sedikit atau bahkan tidak ada
Jantung berdebar cepat
Cara Pencegahan Penyakit Muntaber
Gejala penyakit muntaber dan cara pencegahannya penting untuk diketahui oleh semua orang. Pasalnya, penyakit ini jika tidak mendapatkan penanganan yang baik bisa membuat seseorang mengalami kejang-kejang dan penurunan kesadaran.
Maka dari itu, orang-orang perlu melakukan pencegahan penyakit muntaber guna mengurangi atau meminimalisir risiko terjangkit muntaber. Cara ini bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan diri, misalnya dengan rutin mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, terutama ketika akan makan atau sesudah dari toilet.
Tidak hanya itu saja, seseorang harus bisa menjaga kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara tidak membeli makanan maupun minuman yang tidak terjamin kebersihannya.
Jika ingin terhindar dari penyakit muntaber, seseorang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan mentah atau setengah matang, tidak mengonsumsi susu segar yang belum diolah secara higienis.
Oleh sebab itu, sebaiknya meminum air mineral botol atau air yang telah dimasak hingga mendidih serta mencuci bersih sayur maupun buah sebelum dimakan.
Baca juga: Mengenal Penyakit Osteoporosis dan Cara Mencegahnya
Perlu diketahui bahwa gejala penyakit muntaber pada anak-anak seringkali lebih berat dibandingkan dengan dewasa. Agar lebih terlindungi dari penyakit berbahaya ini, seseorang perlu menjalani vaksinasi kolera. (NTA)
