Ketahui Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ceramah merupakan salah satu media yang digunakan oleh para pemuka agama untuk menyampaikan kebaikan, informasi, maupun pengingat kepada audiens atau pendengar. Karena itu, terdapat kaidah kebahasaan teks ceramah yang harus diperhatikan ketika membuat teks ceramah.
Ceramah menjadi kegiatan yang paling sering dilakukan oleh pemuka agama dalam menyebarkan informasi dan pengetahuan. Ceramah dapat dilakukan oleh siapapun dan seringkali terdapat teks pendukungnya untuk membantu melancarkan ceramah yang akan dilakukan.
Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah yang Wajib Diketahui Sebelum Membuatnya
Dikutip dari buku Ayo Mahir Berceramah Untuk SMA/MA, Indah Kumara Putri, Uswatun Hasanah Siregar & Yenni Febiola Febrianti, (2020:8), ceramah merupakan pidato yang bertujuan memberikan nasehat dan petunjuk-petunjuk sementara ada audiensi yang bertindah sebagai pendengar.
Sedangkan, teks ceramah merupakan teks pendukung yang berisi informasi tentang berbagai topik yang berkaitan dengan tema ceramah yang akan disampaikan. Teks ceramah biasanya memiliki pesan yang bertujuan untuk menyampaikan nasihat, petunjuk, atau petuah secara lisan.
Seperti halnya teks lainnya, teks ceramah memiliki karakteristik tersendiri yang membedakan dengan teks-teks lainnya. Karena itu, penceramah harus mengetahui kaidah kebahasaan teks ceramah ketika membuat teks ceramah. Berikut ini beberapa kaidah kebahasaan yang ada dalam teks ceramah.
Menggunakan kata ganti orang pertama (tunggal) dan kata ganti orang kedua jamak sebagai sapaan.
Menggunakan kata-kata teknis maupun peristilahan yang berkaitan dengan topik yang dibahas.
Menggunakan kata-kata yang menunjukkan hubungan argumentasi (sebab-akibat).
Menggunakan kata kerja mental.
Menggunakan kata kerja persuasif.
Struktur Teks Ceramah
Setelah memahami kaidah kebahasaan yang ada di dalam teks ceramah Penceramah juga harus memahami struktur teks ceramah. Berikut ini penjelasan mengenai struktur teks ceramah.
1. Pendahuluan
Pendahuluan berisi tentang pengenalan isu, masalah ataupun pandangan pembicara tentang topik yang akan dibahas dalam ceramah.
2. Isi
Bagian isi berisi argumen pembicara berkaitan dengan pendahuluan atau tesis. Pada bagian ini, dikemukakan sejumlah fakta yang memperkuat argumen-argumen pembicara.
3. Penutup
Bagian yang terakhir yaitu penutup. Penutup berisi penegasan kembali atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya.
Demikian penjelasan mengenai kaidah kebahasaan teks ceramah yang wajib dimengerti oleh para penceramah ketika hendak membuat teks ceramah. Semoga bermanfaat. (RFL)
Baca juga: Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan Berdasarkan Strukturnya
