Ketahui Semboyan TNI AD dan Penjelasan Lengkapnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) merupakan bagian dari kekuatan pertahanan negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah daratan Indonesia. Di balik kekuatan militernya, TNI AD juga memiliki semboyan TNI AD yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan semangat keprajuritan yang tinggi.
Mengutip laman resmi www.tniad.mil.id, Tentara Nasional Indonesia terbentuk dari perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan kembali oleh Belanda yang menggunakan kekuatan militer. TNI merupakan hasil perkembangan dari organisasi awal yang dikenal dengan nama Badan Keamanan Rakyat (BKR).
Makna Besar Semboyan TNI AD “Kartika Eka Paksi”
Pada perjalanannya, pada tanggal 5 Oktober 1945, organisasi BKR berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan demi penyesuaian dengan struktur militer yang berlaku secara internasional, namanya diganti menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Lahirnya semboyan TNI AD yaitu Kartika Eka Paksi, memiliki prajurit gagah perkasa tanpa tanding menjunjung cita-cita tinggi. Semboyan ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi merupakan cerminan dari semangat juang dan identitas setiap prajurit Angkatan Darat.
Dalam bahasa Sanskerta, Kartika berarti bintang, Eka berarti satu, dan Paksi berarti burung. Secara harfiah, Kartika Eka Paksi dapat diartikan sebagai "Burung satu bintang", namun makna filosofisnya jauh lebih dalam.
Semboyan ini menggambarkan kekuatan dan kesanggupan prajurit TNI AD untuk menggapai cita-cita tinggi, melindungi rakyat dan bangsa, serta tetap berpegang pada nilai-nilai keprajuritan sejati.
Kartika sebagai simbol bintang melambangkan cita-cita yang tinggi dan luhur, sedangkan Paksi atau burung mencerminkan semangat kebebasan, kekuatan, serta daya jelajah dan pengamatan yang luas.
Kombinasi dari ketiganya menyiratkan seorang prajurit yang memiliki pandangan jauh ke depan, kekuatan tak tertandingi, dan dedikasi tinggi terhadap tanah air.
Lambang TNI AD juga ikut merepresentasikan semboyan ini, yaitu burung Garuda yang kokoh dan gagah menghadap ke kanan menggambarkan semangat pantang menyerah, sayap yang membentang, perisai, dan pedang melambangkan kesiapsiagaan dalam menjaga kedaulatan negara.
Warna emas menunjukkan kejayaan, kemuliaan, dan harapan luhur bangsa yang diemban oleh para prajurit.
Semboyan ini juga menjadi pengingat bagi setiap prajurit Angkatan Darat agar senantiasa bersikap dengan landasan berikut ini.
Menjunjung tinggi kehormatan dan harga diri bangsa.
Memiliki jiwa ksatria dan pantang mundur.
Berbakti kepada rakyat dengan tulus.
Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Menjaga disiplin serta loyal terhadap tugas dan komando.
Semboyan TNI AD Kartika Eka Paksi bukan hanya sekadar kalimat simbolik, tetapi mencerminkan jati diri dan semangat seluruh prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas negara.
Melalui semboyan ini, TNI AD menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan serta keselamatan bangsa Indonesia. (VAN)
Baca juga: Ketahui 7 Semboyan Kereta Api beserta Rambu-Rambunya
