Ketahui Sifat Oligosakarida dan Contohnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oligosakarida merupakan senyawa turunan dari karbohidrat. Salah satu sifat oligosakarida adalah tidak dapat dicerna dan diserap dalam usus kecil karena manusia tidak mempunyai enzim-enzim untuk mencernanya.
Tumbuhan menghasilkan berbagai jenis oligosakarida yang dapat berfungsi sebagai probiotik. Probiotik sendiri merupakan komponen dalam pangan yang berfungsi sebagai suplemen untuk mendorong pertumbuhan mikroba baik dalam sistem pencernaan manusia.
Sifat Oligosakarida yang Perlu Diketahui
Istilah oligosakarida berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata olgos yang berarti sedikit dan sacchar yang berarti gula. Sederhananya, oligosakarida berarti gula sederhana.
Adapun pengertian oligosakarida dikutip dari buku Biokimia Pangan Dasar, Aung Sumbono, (2016: 48), adalah polimer karbohidrat yang terdiri dari 3 sampai 10 monosakarida atau gula sederhana.
Berikut ini adalah sifat oligosakarida yang perlu diketahui, yaitu:
Oligosakarida dapat bereaksi dengan lipid dan bentuk lippopolisakarida atau sakkarolipid.
Oligosakarida berikatan-N juga dapat bereaksi dengan rantai samping dari asam amino terutama asparagin dari protein untuk membentuk glikoprotein.
Oligosakarida, seperti halnya karbohidrat lainnya, dapat membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air. Dengan kata lain, oligosakarida dapat larut dalam air.
Oligosakarida tidak dapat dicerna dan diserap dalam usus kecil karena manusia tidak mempunyai enzim-enzim untuk mencernanya.
Contoh Oligosakarida dalam Kehidupan Sehari-hari
Oligosakarida adalah salah satu komponen serat. Oligosakarida terbentuk ketika monosakarida dihubungkan satu sama lain melalui ikatan glikosidik.
Dua monosakarida yang berikatan akan membentuk senyawa disakarida. Sementara itu, tiga monosakarida yang berikatan membentuk senyawa trisakarida.
Contoh oligosakarida yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
1. Laktosa
Laktosa merupakan disakarida yang bisa dijumpai pada susu sapi dan susu manusia. Galacto Oligosakarida atau GOS, dikenal sebagai prebiotik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas bakteri yang menguntungkan di usus.
2. Sukrosa
Sukrosa adalah disakarida yang selain bisa ditemukan pada tebu, juga bisa ditemukan pada berbagai buah-buahan dan sayur-sayuran.
3. Maltosa
Maltosa merupakan disakarida yang diperoleh dari hidrolisis pati. Maltosa mudah larut dalam air, dan mempunyai rasa yang lebih manis daripada laktosa, tetapi tidak lebih manis dari sukrosa.
Baca juga: Mengenal Sifat Disakarida dalam Karbohidrat
Demikianlah penjelasan singkat mengenai sifat oligosakarida dan contohnya yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan. (ARN)
