Kriteria Pertanyaan Wawancara yang Baik serta Bentuk Pertanyaannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penting untuk memahami seperti apa kriteria pertanyaan wawancara yang baik saat mempersiapkan diri mewawancarai narasumber. Pasalnya, jawaban dari pertanyaan yang disusun akan menjadi pedoman informasi.
Pada dasarnya, wawancara merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan komunikasi langsung antara pihak wawancara dengan narasumber. Komunikasi ini dilakukan dengan pihak wawancara mengajukan pertanyaan kepada narasumber.
Ketahui Kriteria Pertanyaan Wawancara yang Baik
Sebelum mengajukan pertanyaan, pihak wawancara perlu menyusun pertanyaan terlebih dahulu sesuai informasi yang dibutuhkan. Pertanyaan yang disusun harus memenuhi sejumlah kriteria pertanyaan wawancara agar mendapat informasi yang lengkap dan sesuai.
Menurut Kerlinger yang dikutip dari buku Metode Penelitian Kualitatif, Agus Salam (2023:30-31), berikut kriteria pertanyaan wawancara yang baik:
Pertanyaan berfungsi untuk memancing informasi yang dapat digunakan untuk menguji hipotesis atau pertanyaan penelitian.
Pemilihan tipe pertanyaan yang sesuai.
Pertanyaan jelas dan tidak mengandung tafsir majemuk. Hindari pertanyaan yang memuat lebih dari satu gagasan.
Hindari pertanyaan yang menggiring narasumber untuk memberikan alternatif jawaban tertentu.
Mempertimbangkan pengetahuan dan informasi yang dimiliki oleh narasumber .
Pertanyaan yang menuntut ihwal yang bersifat pribadi, kepekaan, dan kontroversial diletakkan di bagian belakang setelah tercapai keakraban.
Menghindari pertanyaan yang mengarahkan narasumber untuk mengungkapkan sentimen-sentimen yang hanya dipandang baik secara sosial saja.
Bentuk Pertanyaan Wawancara
Untuk menyusun pertanyaan, terdapat tiga bentuk pertanyaan yang bisa digunakan. Ketiga bentuk ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan informasi yang ingin didapat.
Agus Salam (2023:30) dalam bukunya menjelaskan tiga bentuk pertanyaan wawancara yang dapat disusun dalam pedoman wawancara sebagai berikut.
1. Terstruktur
Pertanyaan terstruktur adalah pertanyaan yang menuntut jawaban agar sesuai dengan apa yang terkandung dalam pertanyaan tersebut. Karena itu, pedoman wawancara disusun secara rinci.
Bentuk pertanyaan ini biasanya digunakan jika masalahnya tidak terlalu kompleks dan jawabannya sudah konkret.
2. Tidak Terstruktur
Pertanyaan tidak terstruktur adalah pertanyaan yang bersifat terbuka, sehingga narasumber bebas menjawab pertanyaan. Pedoman wawancara hanya memuat garis besar yang akan ditanyakan saja.
Bentuk ini dapat digunakan untuk menanyakan pikiran, perasaan, dan alasan tingkah laku.
3. Campuran
Sesuai namanya, bentuk pertanyaan campuran adalah pertanyaan yang menuntut jawaban campuran dari terstruktur dan tidak terstruktur.
Demikian penjelasan mengenai kriteria pertanyaan wawancara yang baik beserta bentuk pertanyaannya. Dalam pelaksanaannya, pertanyaan dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kondisi wawancara dan narasumber. (YAS)
Baca juga: Mengenal Wawancara Terstruktur dan Contohnya
