Mengenal Wawancara Terstruktur dan Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wawancara terstruktur adalah wawancara yang memanfaatkan urutan pertanyaan standar untuk mengumpulkan beragam informasi. Wawancara ini merupakan salah satu dari banyaknya jenis wawancara yang dipakai untuk proses penelitian mahasiswa.
Perlu diketahui, bahwa wawancara terstruktur mempunyai keuntungan dan bisa memudahkan peneliti dalam mendapatkan keterangan yang diinginkan. Pasalnya, wawancara ini mempunyai pertanyaan yang bersifat tetap, sehingga bisa ditanyakan kepada beberapa responden lainnya.
Wawancara Terstruktur dan Kelebihannya
Mengutip buku yang berjudul Metodologi Penelitian Kualitatif, Dr. H. Masrukhin, S.Ag., M.Pd. (2014:107), wawancara terstruktur adalah teknik pengumpulan data yang sudah mengetahui dengan pasti informasi apa yang akan diperoleh oleh peneliti.
Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan disarankan ketika melakukan wawancara ini, peneliti membawa alat bantu lainnya seperti tape recorder, kamera, alat tulis dan material yang mendukung lainnya.
Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan oleh peneliti ketika menggunakan teknik wawancara terstuktur dalam menyusun laporannya. Kelebihan yang didapatkan yaitu:
Mudah untuk direplikasi
Memudahkan kuantifikasi
Memudahkan proses pengujian terhadap reliabilitas
Bersifat fleksibel
Tidak membutuhkan waktu yang lama
Contoh Pertanyaan Wawancara Terstruktur
Berikut ini adalah contoh pertanyaan dari wawancara terstruktur yang harus diketahui oleh mahasiswa.
1. Pertanyaan Terbuka
Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang tidak membatasi responden untuk menjawab. Artinya, responden bisa menjawab pertanyaan dalam bentuk apa saja selama tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan.
Peneliti bisa memberikan beragam bentuk pertanyaan dengan tema yang beragam pula, seperti pertanyaan seputar pendidikan, kesehatan, sosial dan masih banyak lagi.
2. Pertanyaan Tertutup
Pertanyaan tertutup adalah jenis pertanyaan yang membatasi responden dalam menjawab berbagai macam kemungkinan yang ada. Jadi, pertanyaan tertutup ini tidak bisa membuat responden berekspresi sesuai dengan keinginannya.
3. Pertanyaan Pilihan Ganda
Wawancara terstruktur bisa menggunakan pertanyaan pilihan ganda. Di sini responden hanya bisa memilih jawaban yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Pertanyaan ini biasanya menjadi pertanyaan yang paling banyak dipakai oleh peneliti.
Selain memudahkan peneliti, pilihan ganda juga memudahkan responden dalam menjawab berbagai pertanyaan yang ada.
Demikian pengertian dari wawancara terstruktur. Kesimpulannya, wawancara terstruktur adalah wawancara yang sudah ditetapkan pertanyaan dan jawabannya sehingga memudahkan responden dalam menanggapi. Semoga informasi ini bermanfaat.
(LFP)
Baca Juga: 10 Cara Menggunakan Neraca Analitik di Laboratorium yang Benar
