Kultum Singkat yang Menginspirasi di Bulan Ramadan

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat sejumlah materi kultum singkat yang menginspirasi pendengarnya. Khusus di bulan Ramadan, materi yang diangkat bisa seputar ibadah-ibadah yang dilakukan di bulan suci.
Kultum sendiri merupakn singkatan dari “kuliah tujuh menit”. Sesuai namanya, kultum merupakan ceramah yang berlangsung secara singkat yang disampaikan oleh seorang ustadz atau kyai.
Contoh Kultum Singkat yang Menginspirasi
Sebenarnya, terdapat berbagai materi kultum singkat yang bisa dibahas di bulan Ramadan. Salah satunya adalah membahas seputar keutamaan dan keistimewaan berpuasa.
Dikutip dari buku Kumpulan Kultum Ramadhan, Berkaca Pada Jiwa 2, Prito Windiarto dan Taupiq Hidayat (2021:4-6), berikut kultum singkat yang menginspirasi di bulan Ramadan tentang keistimewaan dan keutamaan puasa.
Alhamdulillah. Segala puji hanya untuk-Nya, penguasa alam semesta yang karunia-Nya tak terhingga.
Selawat dan salam teruntuk junjungan mulia, Nabi Muhammad Saw., semoga kita dapat mengikuti sunnahnya.
Tak terasa, hari ini kita sudah berada di masa bulan kemuliaan. Bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih utama dari 1000 bulan. Inilah saat salah satu ibadah teragung, yakni puasa, yang wajib dikerjakan.
Kita meyakini dengan sepenuh hati bahwa bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Di bulan nan indah ini, kita diperintahkan untuk melaksanakan ibadah puasa.
Ibadah puasa spesial karena benar-benar jalur langsung antara seorang hamba dengan Rabb-Nya. Ibadah ini langsung dinilai oleh Allah Sang Maha Kuasa.
Rasulullah Saw. meriwayatkan firman Allah Swt. dalam hadits Quds yang artinya:
Setiap amal manusia adalah untuknya kecuali puasa, sesungguhnya (puasa) itu untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya.” (HR. Ahmad dan Muslim)
Terdapat berbagai keutamaan dalam berpuasa. Pertama, puasa sebagai penghapus dosa-dosa. Rasulullah Saw. bersabda:
Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadan, karena penuh keimanan dan mengharap ridha Allah, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Selain itu, dalam hadits lain disebutkan bahwa:
Salat wajib lima waktu, (dari) satu jumat ke jumat selanjutnya, (dari) Ramadan ke Ramadan, akan dapat menghapuskan dosa-dosa, selama dia tidak melakukan dosa besar.” (HR. Muslim)
Dua hadis ini menunjukan bahwa jika kita berpuasa dengan sebenar-benarnya penuh keimanan, ikhlas demi-Nya dan mengharap ganjaran dari-Nya, maka dosa-dosa kita akan diampuni.
Kedua, puasa adalah perisai atau penghalang. Dalam hadits riwayat Imam Ahmad disebutkan:
"Puasa itu perisai (penghalang) yang akan menghalangi seorang hamba dari api neraka.”
Berdasarkan hadis itu, kita meyakini bahwa puasa yang kita lakukan, selagi tidak dirusak, akan menjadi penghalang dari api neraka kelak. Adapun hal-hal yang merusak puasa di antaranya adalah dusta, menggunjing, menfitnah, dan kemaksiatan lainnya.
Karena itu, sudah selazimnya kita menjaga puasa kita agar tetap bermakna. Rasulullah mengingatkan:
Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi tidak mendapatkan dari puasanya kecuali hanya rasa lapar. Dan betapa banyak orang yang salat malam, tapi tidak mendapatkan dari salatnya kecuali hanya begadang.” (HR. Ibnu Majah)
Demikianlah dua dari banyak keutamaan puasa. Semoga menjadi motivasi bagi kita agar bisa menjalankan puasa sebaik-baiknya. Allahumma ainna ‘ala dzkirika wasykrika wahusni ibadatika. Aamiin ya robbal alamin. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
Baca juga: Contoh Kultum 7 Menit tentang Bersyukur di Bulan Ramadan
Sekian uraian mengenai kultum singkat yang menginsipirasi di bulan Ramadan mengenai keutamaan dan keistimewaan puasa. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi saat ingin menyampaikan kultum di bulan Ramadan. (YAS)
