Konten dari Pengguna

Kumpulan Hadits Menyambut Ramadhan dengan Gembira

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hadits Menyambut Ramadhan dengan Gembira. Sumber: Pexels/Ahmed Aqtai
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hadits Menyambut Ramadhan dengan Gembira. Sumber: Pexels/Ahmed Aqtai

Bulan Ramadan sudah di depan mata. Mendekati bulan suci bagi umat muslim ini, ada banyak hadits menyambut Ramadhan dengan gembira yang dapat dibaca dan diamalkan untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini.

Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriah yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam. Selama bulan ini, umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam, sebagai salah satu rukun Islam yang utama.

Hadits Menyambut Ramadhan dengan Gembira

Ilustrasi Hadits Menyambut Ramadhan dengan Gembira. Sumber: Pexels/khats cassim

Mengutip buku Kitab Minuman dan Kitab Adab Makan: Seri Mukhtashar Shahih Muslim, Imam Abu Husain Muslim bin Hajjaj al Qusyairi An-Naisaburi, dkk (2021:1), hadis adalah segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad Saw yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam.

Terdapat banyak hadis yang diriwayatkan, terutama mengenai menyambut bulan Ramadan. Menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kegembiraan merupakan tanda keimanan seorang muslim. Berikut ini beberapa hadits menyambut Ramadhan dengan gembira.

1. Kabar Gembira dari Rasulullah Saw

Ramadan adalah bulan yang dipenuhi dengan keberkahan. Pada bulan ini, pintu-pintu surga terbuka lebar, sedangkan pintu-pintu neraka tertutup rapat, dan setan-setan dikekang. Selain itu, di dalam bulan Ramadan terdapat satu malam istimewa yang nilainya melebihi seribu bulan. Dar Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dimana Rasulullah Saw bersabda yang artinya:

"Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pada bulan ini, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barang siapa yang tidak mendapatkan kebaikannya, maka sungguh ia telah merugi." (HR. Ahmad dan An-Nasa’i, dishahihkan oleh Al-Albani)

2. Dibukanya Pintu Surga

Hadis menyambut Ramadan yang populer lainnya, yakni mengenai dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka serta dibelenggunya setan. Hadis ini diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

“Apabila datang bulan Ramadan maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka,dan setan-setan diikat (dibelenggu).” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Ramadan sebagai Bulan Ampunan dan Rahmat

Hadis ini menjelaskan mengenai dilipatgandakannya pahala kebaikan. Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Saw bersabda dalam khutbahnya:

"Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh keberkahan. Di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasanya sebagai kewajiban dan shalat malamnya sebagai sunnah. Barang siapa mendekatkan diri kepada Allah dengan satu amal kebaikan, maka ia seperti orang yang melakukan kewajiban di bulan lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban, maka ia seperti orang yang melakukan 70 kewajiban di bulan lainnya..." (HR. Ibn Khuzaimah, Al-Baihaqi; dishahihkan oleh Al-Albani)

4. Sambut dengan Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Syakban

Umat Islam bisa mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadan dengan meningkatkan ibadah puasa sunah di bulan Syakban. Tindakan ini mengikuti teladan Nabi Muhammad saw, sebagaimana disebutkan dalam sebuah riwayat terkenal yang disampaikan oleh Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha:

"Tidaklah aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadan dan aku tidak melihat beliau berpuasa sebanyak pada bulan Syakban" (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

5. Puasa Ramadan sebagai Penebus Dosa hingga Datangnya Ramadan Berikutya

Hadis ini menunjukkan bahwa puasa di bulan Ramadan memiliki keutamaan sebagai penebus dosa hingga datangnya Ramadan berikutnya, dengan syarat seseorang menjauhi dosa-dosa besar. Rasulullah saw bersabda yang artinya:

“Jarak antara salat lima waktu, salat Jumat dengan Jumat berikutnya dan puasa Ramadan dengan Ramadan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada di antaranya, apabila tidak melakukan dosa besar.“ (HR Muslim).

Kumpulan hadits menyambut Ramadhan dengan gembira ini menunjukkan betapa besarnya keutamaan dan kebahagiaan dalam menyambut bulan Ramadan. Menyambut Ramadan dengan penuh kegembiraan dan persiapan yang matang akan membantu memaksimalkan ibadah dan meraih keberkahan di dalamnya. (BAI)

Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Hadits sebagai Sumber Hukum Islam