Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi Tentang Sumpah Pemuda Karya Chairil Anwar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar. Sumber: Pexels/Zakhar Vozhdaienko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar. Sumber: Pexels/Zakhar Vozhdaienko

Chairil Anwar merupakan salah satu penyair ternama di tanah air. Karya puisinya sangat dicintai oleh masyarakat karena memiliki ciri khas pada gaya bahasanya. Contoh puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar penting untuk dipahami agar membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang ada di dalam diri.

Puisi karya Chairil Anwar dengan tema tersebut, sering kali dibaca pada event tertentu, misalnya hari Sumpah Pemuda maupun hari Kemerdekaan Indonesia. Hal ini disebabkan karena karya dari Chairil menyimpan amanat yang mendalam di dalamnya.

Puisi Tentang Sumpah Pemuda Karya Chairil Anwar

Ilustrasi puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar. Sumber: Pexels/Jimmy Chan

Puisi adalah karya sastra yang berasal dari ungkapan atau curahan hati penyair. Karya sastra ini sangat mengutamakan keindahan bunyi, bentuk, dan makna yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca.

Salah satu penyair legendaris Indonesia adalah Chairil Anwar. Dikutip dari buku Pembelajaran Puisi Apresiasi dari Dalam Kelas, oleh Supriyanto (2020:128) berikut ini beberapa puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar yang dapat dipahami oleh pembaca.

Prajurit Jaga Malam

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu?

Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,

bermata tajam,

Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian

ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini

Aku suka pada mereka yang berani hidup

Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam

Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu....

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu!

Diponegoro

Di masa pembangunan ini

Tuan hidup kembali

Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti

Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali Pedang di kanan, keris di kiri Berselempang semangat yang tak bisa mati

Maju

Ini barisan tak bergederang berpalu

Kepercayaan tanda menyerbu

Sekali berati

Sudah itu mati

Maju

Bagimu negeri

Menyediakan api

Punah di atas menghamba

Binasa di atas ditindas

Sungguhpun dalam ajal baru tercapai

Jika hidup harus merasai

Maju

Serbu

Serang

Terjang

Aku

Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Pemahaman mengenai puisi tentang sumpah pemuda karya Chairil Anwar dapat membangkitkan semangat, memunculkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang ada di dalam diri. Dengan demikian, mereka bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (NTA)

Baca juga: 3 Contoh Puisi Mbeling Karya Penyair Ternama