Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 13 Kurikulum Merdeka

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 12 halaman 13 sering dicari siswa sebagai bahan acuan untuk belajar dan memastikan pemahamannya sudah tepat. Materi pada halaman ini membahas tentang kemampuan menganalisis isi dan struktur teks yang disajikan.
Agar tidak asal menyalin, penting untuk memahami alasan di balik setiap jawaban. Dengan begitu, proses belajar jadi lebih bermakna dan tidak hanya mengejar nilai.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 13 untuk Bahan Koreksi Belajar Mandiri
Dikutip dari buku Spektrum Pembelajaran, Ida dkk (2024), mata pelajaran bahasa Indonesia membina dan mengembangkan kepercayaan diri peserta didik. Sebagai komunikator, pemikir kritis-kreatif-imajinatif dan warga negara Indonesia yang menguasai literasi digital dan informasi.
Berikut ini adalah kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 12 halaman 13 yang dapat dijadikan sebagai bahan belajar di rumah.
1. Apa hubungan antara tokoh H.B Jassin dengan tokoh Chairil Anwar?
Kunci jawaban:
Keduanya merupakan teman baik.
2. Siapa yang mengungkapkan perihal minat Jassin terhadap dokumentasi terhadap sastra?
Kunci jawaban:
Yang mengungkap minat tokoh H.B Jassin tehadap dokumentasi sastra adalah Pamusuk Eneste. Tokoh tersebut mengungkapkan bahwa minat H.B Jassin terhadap dokumentasi sudah dimulai sejak tahun 1920-an akhir. Tepatnya saat usia Jassin masih 10 tahun.
3. Kapan H.B Jassin datang ke Kota Jakarta untuk mulai bekerja?
Kunci jawaban:
H.B Jassin datang ke Kota Jakarta untuk mulai bekerja tepatnya pada tanggal 1 Februari 1940.
4. Di mana H.B Jassin Bekerja saat berada di Jakarta?
Kunci jawaban:
Tempat bekerja H.B Jassin pada saat di Jakarta adalah Balai Pustaka Jakarta.
5. Bagaimana H.B Jassin menyusun dokumentasi sastra yang berlokasi di Pusat Dokumentasi Sastra?
Kunci jawaban:
H.B Jassin menyusun dokumentasi di Pusat Dokumentasi Sastra dengan cara mengumpulkannya dalam beberapa map dengan urut secara alfabet
Map pertama berisi dokumen-dokumen tentang individu pengarang.
Map kedua berisi dokumen-dokumen tentang permasalahan atau suatu persoalan.
6. Mengapa H.B Jassin dengan gigih mengumpulkan dokumentasi sastra?
Kunci Jawaban:
Hal tersebut dikarenakan, H.B jassin memang menyukai dokumentasi. Selain itu, H.B Jassin memiliki harapan bahwa dokumentasi sastra yang dibangunnya dapat dijadikan bahan penelitian. Hasilnya kelak diterbitkan dalam berbagai publikasi seperti buku, koran, dan majalah.
7. Apa tanggapan pembaca setelah membaca artikel tentang H.B. Jassin, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga minatnya.
Kunci Jawaban:
Riwayat Pendidikan
HIS Balikpapan (1927-1929)
HBS Medan (1932-1939)
Universitas Indonesia
Riwayat Pekerjaan
Menjadi amtenar di Kantor Asisten Residen Gorontalo.
Bekerja di Balai Pustaka, Jakarta.
Minat terhadap Dokumentasi Sastra
H.B Jassin sudah terlihat memiliki minat di bidang dokumentasi sejak usianya masin 10 Tahun ia bersekolah di HIS Balikpapan.
Menurut tokoh Pamusuk Eneste, H.B Jassin sudah menyimpan bukunya dengan teratur dan rapi sejak saat itu. Jassin menyimpan buku dan karangannya mulai dari sekolah hingga kuliah di Universitas Indonesia dengan rapi dan baik.
8. Hal Apa yang Dilakukan tokoh H.B Jassin dalam Pendokumentasian Sastra:?
Kunci jawaban:
H.B. Jassin melakukan pendokumentasian sastra secara sistematis di Balai Pustaka. Jassin menyusun kedua jenis map berisi karya sastra di Pusat Dokumentasi Sastra untuk para pengunjung.
9. Jelaskan tentang jasa dalam Dokumentasi Sastra!
Kunci jawaban:
Jasa ini bertujuan untuk menyusun dokumentasi sastra Indonesia dengan sistematis hingga menjadi warisan berharga bagi kesusastraan Indonesia.
10. Selain H.B. Jassin, penulis artikel juga menyebut tiga nama tokoh lain, yaitu Chairil Anwar, Pamusuk Eneste, dan Sutan Takdir Alisjahbana. Carilah informasi ringkas tentang tokoh tersebut, lalu tuliskan di dalam format tabel berikut ini.
Kunci jawaban:
Chairil Anwar
Chairil Anwar yaitu salah satu pelopor Angkatan 45 dalam Sastra Indonesia. Chairil Anwar lahir pada tanggal 22 Juli 1922 di Medan, Sumatra Utara. Pengalaman menulis Chairil Anwar dimulai sejak tahun 1942.
Tokoh Chairil Anwar juga menerjemahkan sajak-sajak sastrawan asing. Selama enam setengah tahun mulai dari tahun 1942 hingga 1949, Chairil Anwar telah menghasilkan 71 sajak asli, dua sajak saduran, sepuluh sajak terjemahan, enam prosa asli, dan empat prosa terjemahan.
Sutan Takdir Alisjahbana
Sutan Takdir Alisjahbana yaitu pengarang asli Indonesia. Sultan Takdir lahir pada tanggal 11 Februari 1908, di Natal, Tapanuli, Sumatra Utara. Sutan Takdir mempunyai banyak karya. Sutan Takdir tutup usia pada tanggal 31 Juli 1993 dan dimakamkan di salah satu bukit di Bogor.
Pamusuk Eneste
Pamusuk Eneste yaitu seorang pengajar, editor, dan sastrawan Indonesia. Pamusuk lahir pada tanggal 19 September 1951. Karya-karya meliputi cerita pendek yang tersebar kemudian dibukukan. Selain itu, Pamusuk Eneste juga menulis kajian-kajian tentang karya sastra Indonesia.
Itulah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 12 halaman 13 yang bisa dijadikan referensi belajar agar lebih memahami materi secara menyeluruh. (Msr)
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 halaman 3 dan 4 Kurikulum Merdeka
