Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 119 Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119. Sumber: Pixabay/NWimagesbySabrinaEickhoff
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119. Sumber: Pixabay/NWimagesbySabrinaEickhoff

Referensi kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119 bisa membantu orang tua untuk mengoreksi hasil kerja anak di rumah. Jawaban tersebut menjawab soal yang ada dalam kegiatan 5 yaitu mengidentifikasi unsur berita di berbagai media.

Informasi yang tersaji dalam bentuk berita saat ini bisa ditemukan dalam bentuk berita cetak dan berita daring. Kedua berita tersebut memiliki unsur yang sama di antaranya judul berita, teras berita, dan isi berita.

Mengetahui Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 119 Kurikulum Merdeka

Ilustrasi kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119. Sumber: Pixabay/Willo290971

Bab 5 bahasa Indonesia Kelas 7 Kurikulum Merdeka yang berjudul Aksi Nyata Para Pelindung Bumi, berisikan materi tentang teks berita. Selama mempelajari materi ini siswa juga akan mendapatkan beberapa tugas yang harus dikerjakan seperti pada halaman 119.

Dikutip dalam buku Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VII oleh Rakhma Subarna, Sofie Dewayani C, dan Erni Setyowati (2021:119), pada halaman 119 terdapat kegiatan 5 berupa mengidentifikasi unsur berita di berbagai media. Siswa diperintahkan untuk menulis ulang judul, dan menyimpulkan teras dan isi berita dalam tiga macam teks berita (cetak, digital, dan audiovisual) yang ada di bacaan buku tersebut.

Untuk memudahkan dalam memandu jalannya belajar anak, orang tua bisa melihat kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119 sebagai referensi. Berikut kunci jawabannya.

1. Teks pada Majalah Digital Nuansa

  • Judul berita: Gerakan Pasukan Muda Pelindung Bumi

  • Teras berita: Kelompok Studi Ekosistem Magrove Teluk Awur milik UKM Jurusan Ilmu Kelautas UNDIP Semarang menggelar program konservasi mangrove yang dilakukan di pesisir Teluk Awur, Jepara, Jawa tengah.

    Kegiatan ini melibatkan warga dan banyak pihak yang peduli terhadap lingkungan pesisir, khususnya anak muda. Kegiatan yang dilakukan sangat beragam, seperti konservasi, penelitian, penyuluhan, pembibitan, hingga pemeliharan mangrove.

  • Isi berita: Konservasi mangrove digagas oleh Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda. Demikian dan seterusnya …

2. Teks pada Harian Kompas Cetak

  • Judul berita: Saatnya Melirik Hutan Kalteng yang Rapuh

  • Teras berita: Hutan belantara menjadi kekayaan alam tak ternilai bagi Kalimantan Tengah. Namun, eksploitasi selama ini membuat hutan dan daya dukung lingkungan terdegradasi. Hutan rapuh menanti sentuhan pemimpin yang peduli.

  • Isi berita: Hari-hari suram mewarnai hidup Maslani, Warga Temanggung Tillung, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Maslani tidak lagi bisa bekerja sesuai keahliannya sebagai pencari titik sumur bor.

    Alih-alih beristirahat di rumah, Maslani dan warga desa di tempatnya kini harus sibuk menyelamatkan rumahnya dari banjir. Demikian dan seterusnya …

3. Teks Skrip pada Berita TVRI

  • Judul Berita : Selamatkan Bumi dari Kerusakan

  • Teras Berita: Potensi timah yang terkandung Negeri Serumpun Sebalai menjadi anugerah sekaligus petaka. Karena faktanya bahwa sebagian besar wilayah Bangka maupun Belitung rusak akibat pertambangan jelas terlihat di depan mata.

    Lahan kritis pascatambang, lubang-lubang kolong yang menjadi tontonan, dan terjarahnya alam indah nan hijau menjadi kawasan tambang legal maupun ilegal menjadi dampak yang tidak terelakkan.

  • Isi berita: Data Kementerian Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa hasil pencitraan satelit di tahun 2016 menunjukkan setidaknya 80% lahan di Bangka Belitung ini kritis dan perlu direhabilitasi.

    Dampak dari tergerusnya alam Bangka Belitung akibat praktik pertambangan kini menjadi ancaman. Banjir adalah contohnya. Demikian dan seterusnya.

Referensi kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 7 halaman 119 di atas diperuntukan untuk orang tua. Harapannya anak bisa menjawab sesuai pemahamannya, dan kemudian orang tua mengarahkan anak dalam menjawab soal dengan benar. (MRZ)

Baca juga: 7 Soal Qur'an Hadits Kelas 7 Semester 1 dan Kunci Jawaban