Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka. Sumber: unsplash.com/AkeyodiaBusinessCoachingFirm.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka. Sumber: unsplash.com/AkeyodiaBusinessCoachingFirm.

Kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka berguna untuk mencocokkan jawaban dari soalnya. Pelatihan online ini berlangsung selama 5 hari dan tiap modul diakhiri soal latihan untuk mengukur pemahaman peserta.

Pelatihan ini bersifat mandiri sehingga peserta harus aktif mempelajari modul dan soal latihannya. Pelatihan Pintar dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Kemenag.

Kunci Jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka Modul 3.12

Ilustrasi kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.

Dikutip dari laman Pintar di www.pintar.kemenag.co.id, judul lengkap pelatihan ini adalah Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Komunitas. Materi inti dari pelatihan ini cukup banyak karena diperuntukkan 5 hari.

Salah satunya adalah Modul 3.12 tentang Pembelajaran Berdiferensiasi (Pengelolaan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka) - Bagian 7. Berikut ini adalah kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka pada modul tersebut.

  1. Setelah memahami substansi CP, guru diharapkan mulai mendapatkan ide-ide tentang apa yang harus dipelajari oleh peserta didik dalam suatu fase untuk dirumuskan ke dalam sejumlah TP yang lebih operasional dan konkrit.

    Dalam merumuskan TP, guru dapat memiliki alternatif berikut, kecuali:

    A. Merumuskan TP dengan cara menganalisis kompetensi dan lingkup materi pada CP.

    B. Merumuskan TP dengan memperhatikan karakteristik peserta didik.

    C. Merumuskan TP secara lintas elemen.

    D. Merumuskan TP secara langsung berdasarkan CP.

    Jawaban: C.

  2. CP dirancang dengan merujuk pada teori belajar konstruktivisme dan pengembangan kurikulum dengan pendekatan Undestanding by Design(UbD) yang dikembangkan Wiggins dan Tighe (2005).

    Dalam teori ini, "memahami" merupakan kemampuan yang dibangun melalui proses dan pengalaman belajar yang memberi kesempatan pada peserta didik untuk menjelaskan, menginterpretasikan, dan mengaplikasikan informasi, menggunakan berbagai perspeksif dan berempati atas suatu fenomena.

    Pernyataan yang benar dalam Kurikulum Merdeka ....

    A. Pemahaman dimaknai sebagai suatu proses kognitif yang komplek tidak sederhana sebagai proses berpikir tingkat rendah.

    B. Memberi kebebasan kepada guru mengikuti taksonomi pengetahuan menurut teori yang disukai.

    C. Hirarki pengetahuan tidak digunakan dalam merumuskan CP dan TP turunan dari CP.

    D. Taksonomi pengetahuan tidak menggunakan kata kerja operasional yang spesifik.

    Jawaban: A.

  3. Pak Dzikron bermaksud menyusun TP dari CP dengan menerapkan teknik lintas elemen. Contoh TP yang dapat disusun pak Dzikron adalah ....

    A. Melafalkan, membaca, menghafal, memahami, mengomunikasikan, menganalisis arti dan isi ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis secara tekstual dan kontekstual tentang kekuasaan dan rahmat Allah Swt.

    B. Membaca, menghafal, memahami, mengomunikasikan, menganalisis arti dan isi kandungan hadis secara tekstual dan kontekstual tentang kehidupan dunia yang sementara dan akhirat yang kekal.

    C. Membaca, menghafal, memahami, mengomunikasikan, menganalisis arti dan isi kandungan hadis secara tekstual dan kontekstual tentang kehidupan dunia yang sementara dan akhirat yang kekal. (sama dengan B)

    D. Melafalkan, menghafal, memahami, mengomunikasikan, menganalisis arti dan isi ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis secara tekstual dan kontekstual tentang optimis dan sabar.

    Jawaban: A.

  4. CP per fase dirumuskan dalam dua bentuk, yaitu CP secara umum dalam lingkup satu fase dan CP per fase untuk setiap elemen. Karena itu, penting untuk pendidik memahami rumusan CP untuk mata pelajaran yang diampu secara menyeluruh.

    Rumusan CP per fase untuk PAI pada madrasah terdiri dari unsur:

    A. Kompetensi, materi dan kontekstualisasi.

    B. Kompetensi, materi dan tujuan.

    C. Kompetensi, materi dan orientasi.

    D. Kompetensi, materi dan rasional.

    Jawaban: A.

  5. CP untuk PAI dan bahasa Arab pada madrasah disusun dengan karakteristik sebagai berikut, kecuali ....

    A. Diarahkan untuk mengakomodir pencapaian keterampilan abad-21.

    B. Disusun sesuai konteks kebangsaan dan ke-Indonesiaan.

    C. Disusun dengan karakteristik memasukkan nilai moral dan etika.

    D. Orientasi kesejahteraan dunia sekaligus kebahagiaan akhirat.

    Jawaban: A.

  6. Pada setiap mata pelajaran terdapat CP sebagai kompetensi pembelajaran yang harus dicapai oleh peserta didik di setiap fase.

    Rumusan CP tersebut menggambarkan tujuan umum dan ketersediaan waktu untuk mencapai untuk mencapai tujuan tersebut dalam 6 etape yang disebut fase.

    Pemanfaatan fase-fase CP dalam perencanaan pembelajaran dapat dikemukakan sebagai berikut, kecuali:

    A. Memberi kesempatan pada guru untuk melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kesiapan peserta didik.

    B. Memungkinkan guru merancang dan melaksanakan pembelajaran dengan fleksibel.

    C. Memungkinkan kolaborasi guru pada fase yang sama untuk merancang pembelajaran yang efektif bagi peserta didik.

    D. Mendorong guru fokus pada ketercapaian CP tanpa perlu memperhatikan perkembangan peserta didik dan kesinambungan proses pembelajaran antar kelas.

    Jawaban: D.

  7. Pembelajaran dan asesmen merupakan satu kesatuan yang sebaiknya tidak dipisahkan. Guru dan peserta didik perlu memahami kompetensi yang hendak dicapai agar seluruh proses pembelajaran diupayakan untuk mencapai kompetensi tersebut.

    Kaitan antara pembelajaran dan asesmen digambarkan melalui ilustrasi berikut, kecuali ....

    A. Guru perlu merancang asesmen yang dilaksanakan pada awal, saat dan akhir pembelajaran.

    B. Guru dapat mengukur capaian hasil belajar peserta didik pada akhir pembelajaran jika diperlukan.

    C. Guru harus memastikan bahwa tujuan pembelajaran sudah sesuai dengan tahapan dan kebutuhan peserta didik berdasarkan hasil asesmen awal.

    D. Sepanjang proses pembelajaran, guru dapat mengadakan asesmen formatif untuk mengetahui sejauh mana TP sudah dicapai oleh peserta didik.

    Jawaban: B.

  8. Dari hasil asesmen awal diketahui 30% peserta didik memiliki gaya belajar visual, 30% kinestetik dan 40% auditori. Secara umum peserta didik tersebut memiliki kecenderungan minat yang relevan dengan gaya masing-masing.

    Berdasarkan data tersebut, pak Faiz merencanakan pembelajaran berdiferensiasi pada elemen proses sebagai berikut, kecuali ....

    A. Peserta didik diminta mengamati dan mendiskusikan isi video untuk memperoleh pengetahuan baru.

    B. Peserta didik diberi kebebasan untuk mengkreasikan pembuatan laporan tertulis, power point, video, poster, maupun bentuk lain sesuai dengan minat dan bakat.

    C. Guru memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan praktik bermain peran agar mereka lebih memahami penjelasan guru.

    D. Guru menyajikan penjelasan materi kepada peserta didik dalam bentuk modul atau bahan ajar seperti artikel informatif.

    Jawaban: D.

  9. Salah satu prinsip dari pembelajaran pada Kurikulum Merdeka adalah pembelajaran dirancang dan dilaksanakan untuk membangun kapasitas peserta didik untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

    Berikut ini merupakan kegiatan yang dapat dilakukan guru terhadap peserta didik, kecuali ....

    A. Guru mendorong peserta didik untuk melakukan refleksi untuk memahami kekuatan diri dan area yang perlu dikembangkan.

    B. Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus berlajar dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan.

    C. Guru memastikan setiap aktivitas pembelajaran selalu diiringi dengan pemberian tugas untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari.

    D. Guru memberikan tugas atau pekerjaan rumah yang ditujukan untuk mendorong pembelajaran yang mandiri dan untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan.

    Jawaban: C

  10. Implementasi Kurikulum Merdeka mengedepankan paradigma baru dalam pembelajaran, bukan dalam arti menghadirkan konsep dan prinsip pembelajaran yang sepenuhnya baru, namun lebih pada upaya untuk memastikan terciptanya praktik pembelajarn yang berpusat pada peserta didik.

    Penerapan paradigma baru dalam pembelajaran tersebut tergambar dalam beberapa kegiatan berikut, kecuali ....

    A. Guru menggunakan otoritas sebagai pembimbing utama pembelajaran dalam mengatasi permasalahan yang timbul tanpa melibatkan orang tua dan guru lain.

    B. Pada awal tahun ajaran, guru berusaha mencari tahu kesiapan belajar peserta didik dan pencapaian sebelumnya.

    C. Guru menggunakan berbagai metode pembelajaran yang bervariasi untuk membantu peserta didik mengembangkan kompetensi.

    D. Guru senantiasa memberikan umpan balik langsung yang mendorong kemampuan peserta didik untuk terus belajar ran mengeksplorasi ilmu pengetahuan.

    Jawaban: A.

Kunci jawaban Pelatihan Pintar Kemenag Implementasi Kurikulum Merdeka di atas membutuhkan pemahamam yang mendalam terhadap modul pelatihan. (lus)

Baca juga: Kunci Jawaban 3.6 Pembuatan Bahan Ajar Video Berbasis AI Bagian 1