Latar Belakang dan 9 Ciri-Ciri Perdagangan Internasional

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
![Ciri-ciri perdagangan internasional. Sumber: [Foto hanya ilustrasi. pexels.com/Christina Morillo]](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,f_auto,q_auto:best,w_640/v1634025439/01h3h10tncq1q31qfjbbkjhakp.jpg)
Perdagangan internasional bisa terjadi karena kebutuhan ekonomi suatu negara bergantung pada negara lain. Adapun ciri-ciri perdagangan internasional yang paling utama adalah adanya aktivitas ekspor impor barang atau produk.
Aktivitas ini dapat terjadi karena sebuah negara tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga negara akan mencari bantuan dari negara lain dengan membeli barang mereka. Kegiatan ekspor impor ini tentu saja menguntungkan bagi kedua negara.
Latar Belakang Terjadinya Perdagangan Internasional
Indonesia memiliki banyak sawah, akan tetapi tidak semua sawah mampu menghasilkan padi. Hal ini yang menyebabkan Indonesia membeli beras dari negara lain seperti Thailand dan Vietnam. Contoh lain juga ada pada kebutuhan transportasi di Indonesia.
Pemerintah Indonesia membeli alat transportasi dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini karena di Indonesia sendiri masih belum mampu menghasilkan alat transportasi yang memadai.
Sebaliknya, Indonesia mengirim sawit yang bisa menghasilkan minyak ke negara lain karena di negara tersebut tidak memiliki kebun kelapa sawit.
Jadi, berdasarkan penjelasan di atas bahwa terdapat kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh pemerintah sehingga perlu bantuan dari negara lain.
Akan tetapi, aktivitas ekspor impor barang dalam perdagangan lintas negara harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Hal ini karena ada banyak dampak negatif apabila perdagangan internasional dibiarkan tanpa aturan.
Ciri-Ciri Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional atau bisa disebut dengan perdagangan luar negeri merupakan hubungan ekonomi antar negara.
Mengutip dari buku Perdagangan Internasional Konsep & Aplikasi, Eddie Rinaldy, Denny Ikhlas, Ardha Utama, (2018:5), berikut ini ciri-ciri perdagangan internasional:
Aturan dalam melakukan kegiatan ekspor impor barang diatur oleh lembaga perdagangan dunia
Apabila terjadi perselisihan saat aktivitas ekspor impor maka harus diselesaikan sesuai dengan rujukan konvensional yang telah disepakati
Pihak yang melakukan aktivitas jual beli tidak saling kenal satu sama lain
Para pihak akan dikenalkan atau dihubungkan lewat media promosi atau perwakilan tiap negara
Penentuan harga barang harus mengacu pada aturan lembaga perdagangan internasional
Khusus di Indonesia, pelaku usaha yang melakukan aktivitas bisnis luar negeri harus memiliki izin dari lembaga terkait
Mata uang yang digunakan adalah dolar Singapura dan dolar Amerika
Bahasa yang dipakai lebih diutamakan Bahasa Inggris
Hasil jual beli barang dari negara lain akan menjadi sumber devisa bagi setiap negara
Baca Juga: Ekspor: Perdagangan Internasional dengan Distribusi Barang dari Dalam Negeri
Semua ciri-ciri perdagangan internasional di atas sudah berlaku sejak lama. Menjalankan bisnis luar negeri harus hati-hati untuk meminimalisir perselisihan. Oleh karena itu, adanya lembaga perdagangan dunia sangat membantu kegiatan ekspor impor. (GTA)
